Pati – Upaya menciptakan ruang publik yang lebih ramah disabilitas kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pati. Dalam waktu dekat, tambahan anggaran akan disiapkan guna memenuhi berbagai kebutuhan dasar penyandang disabilitas.
“Kami belum bisa sebut angka pastinya, tapi yang jelas nanti akan ada tambahan anggaran. Saat ini, kami masih dalam tahap perhitungan,” ungkap Teguh Bandang Waluyo, anggota DPRD Kabupaten Pati, saat berbincang usai forum pembahasan anggaran.

Menurut Bandang, selama ini aksesibilitas di sejumlah kantor dinas masih belum sepenuhnya memadai. Padahal, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik yang nyaman dan setara.
Ketua Komisi D DPRD Pati tersebut menambahkan, anggaran tersebut dapat digunakan untuk pengadaan sarana penting seperti kursi roda dan alat bantu lainnya. “Ini bukan sekadar pengadaan barang. Ini tentang memberikan kemudahan dan penghargaan terhadap hak-hak dasar penyandang disabilitas,” ujarnya.
Tak hanya soal pengadaan alat, rencana ini juga melibatkan koordinasi lintas sektor. Nantinya, Dinas Sosial akan menjadi pihak yang menyampaikan kebutuhan tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati. Langkah ini bertujuan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ikut berperan aktif.
“Pak Sekda nanti bisa mengimbau seluruh dinas agar mulai memperhatikan kebutuhan disabilitas. Di setiap kantor, harus ada fasilitas yang mendukung, minimal ramah bagi mereka,” tegas seorang anggota Fraksi PDIP yang juga terlibat dalam pembahasan.
Dengan inisiatif ini, DPRD Pati berharap Kabupaten Pati dapat menjadi wilayah yang inklusif, di mana tidak ada satu pun warga yang merasa terpinggirkan hanya karena perbedaan fisik atau kemampuan.














