Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Ekonomi Sulit, Ketua Komisi B DPRD Pati Dorong Program Pangan Murah Menyentuh Desa

badge-check


					Ekonomi Sulit, Ketua Komisi B DPRD Pati Dorong Program Pangan Murah Menyentuh Desa Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di tengah kondisi ekonomi yang belum juga membaik, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muslikan, angkat suara soal pentingnya pemerataan program pangan murah. Menurutnya, program ini sangat dinantikan masyarakat, terutama yang tinggal di pelosok desa.

“Siapa sih yang nggak suka pasar murah?” kata Muslikan dengan nada retoris. Ia menyebut, program ini seharusnya tak hanya digelar sesekali atau saat menjelang hari besar saja, tapi bisa menjadi program rutin yang menyasar langsung masyarakat desa.

“Harapan kami, pasar murah bisa dinikmati juga oleh masyarakat desa. Jangan hanya di kota atau kecamatan saja. Warga desa juga butuh,” ujarnya.

Muslikan juga mendorong dinas terkait untuk tidak terpaku pada pola lama. Ia meminta adanya inovasi agar kebutuhan pokok warga tetap bisa terpenuhi meski harga pasar naik dan daya beli menurun.

“Ya saya harap ada terobosan dari dinas. Jangan hanya rutinitas, tapi cari cara agar kebutuhan pokok bisa dijangkau masyarakat luas,” tegasnya.

Menurut Muslikan, gerakan pangan murah ini bisa jadi salah satu solusi konkret untuk membantu warga di masa-masa sulit seperti sekarang. Pemerintah daerah diminta tak tinggal diam dan mulai bergerak cepat.
Ekonomi Sulit, Ketua Komisi B DPRD Pati Dorong Program Pangan Murah Menyentuh Desa

PATI – Di tengah kondisi ekonomi yang belum juga membaik, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslikan, angkat suara soal pentingnya pemerataan program pangan murah. Menurutnya, program ini sangat dinantikan masyarakat, terutama yang tinggal di pelosok desa.

“Siapa sih yang nggak suka pasar murah?” kata Muslikan dengan nada retoris. Ia menyebut, program ini seharusnya tak hanya digelar sesekali atau saat menjelang hari besar saja, tapi bisa menjadi program rutin yang menyasar langsung masyarakat desa.

“Harapan kami, pasar murah bisa dinikmati juga oleh masyarakat desa. Jangan hanya di kota atau kecamatan saja. Warga desa juga butuh,” ujarnya.

Muslikan juga mendorong dinas terkait untuk tidak terpaku pada pola lama. Ia meminta adanya inovasi agar kebutuhan pokok warga tetap bisa terpenuhi meski harga pasar naik dan daya beli menurun.

“Ya saya harap ada terobosan dari dinas. Jangan hanya rutinitas, tapi cari cara agar kebutuhan pokok bisa dijangkau masyarakat luas,” tegasnya.

Menurut Muslikan, gerakan pangan murah ini bisa jadi salah satu solusi konkret untuk membantu warga di masa-masa sulit seperti sekarang. Pemerintah daerah diminta tak tinggal diam dan mulai bergerak cepat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial