Pati, umbara.co.id – Suasana Jumat pagi (13/6/2025) di Puskesmas Gembong mendadak berubah. Kehadiran rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) membuat para petugas kesehatan tampak bersiaga. Sidak ini dilakukan sebagai respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait fasilitas layanan kesehatan yang dinilai kurang memadai.
Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya saat pertama kali menginjakkan kaki di area Puskesmas. Dengan nada heran, ia menyamakan bangunan tersebut dengan gudang pasar.

“Awalnya saya kira ini gudang pasar, ternyata Puskesmas. Saya juga kaget ternyata tanah ini masih milik desa. Dan suasananya, sumpek sekali,” ujarnya, menggambarkan kondisi fisik dan lingkungan Puskesmas yang jauh dari kata ideal.
Meski begitu, Teguh yang juga merupakan politisi dari PDIP memberikan penghargaan atas dedikasi para tenaga kesehatan yang tetap menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan maksimal, meskipun harus bekerja dalam keterbatasan fasilitas.
“Untuk pelayanan dan kebersihan, kami beri nilai positif. Teman-teman di Puskesmas sudah bekerja maksimal. Tapi fasilitas dan lokasi memang perlu segera dibenahi,” ucapnya.
Ia juga menyoroti lokasi Puskesmas yang berada tepat di depan pasar, yang menurutnya mengganggu kenyamanan dan citra pelayanan kesehatan. Teguh menekankan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kalau letaknya depan pasar, bagaimana masyarakat bisa merasa nyaman berobat? Ini harus jadi catatan bersama,” tegasnya.
Sidak ini diharapkan bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan titik awal perubahan bagi fasilitas kesehatan di wilayah Gembong dan sekitarnya. Komisi D DPRD Pati mendorong agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik dalam peningkatan infrastruktur maupun pemindahan lokasi jika diperlukan.
Pelayanan kesehatan, menurut Teguh, bukan hanya soal obat dan dokter, tapi juga soal kenyamanan, keamanan, dan fasilitas yang layak bagi masyarakat.
(ADV)














