Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Fraksi Demokrat: RPJMD Harus Jadi Cerminan Aspirasi dan Masa Depan Pati

badge-check


					Fraksi Demokrat: RPJMD Harus Jadi Cerminan Aspirasi dan Masa Depan Pati Perbesar

Pati, umbara.co.id — Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029 tak sekadar dokumen teknis. Bagi Fraksi Demokrat DPRD Pati, RPJMD adalah muara seluruh kebijakan pembangunan yang akan menyentuh langsung kehidupan masyarakat selama lima tahun ke depan.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati, Ketua Fraksi Demokrat H. Joni Kurnianto, ST., MMT., menyampaikan pandangan fraksinya terhadap Raperda RPJMD. Dengan suara tegas, ia mengingatkan pentingnya keterbukaan dan pelibatan publik dalam proses penyusunan RPJMD.

“RPJMD bukan hanya milik pemerintah daerah, tapi milik seluruh rakyat Pati. Karena itu, penyusunannya harus transparan, akuntabel, dan partisipatif. Setiap tahapannya harus terbuka untuk masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujar Joni di hadapan peserta rapat.

Ia menekankan bahwa RPJMD merupakan acuan utama dalam penyusunan Renstra dan Renja Perangkat Daerah, serta menjadi dasar penyusunan RKPD setiap tahunnya. Oleh karena itu, dokumen ini harus dirumuskan secara matang, menyeluruh, dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Fraksi Demokrat pun mendorong agar pembahasan Raperda RPJMD tidak berhenti pada level permukaan. “Kami mengusulkan agar pembahasan dilakukan secara lebih komprehensif di tingkat Panitia Khusus (Pansus), agar substansi dan prioritas program bisa diperdalam,” tandasnya.

Selain menyoroti proses penyusunan, Fraksi Demokrat juga mengajukan sejumlah pertanyaan kritis kepada eksekutif. Antara lain:
• Apa strategi konkret dalam membangun sumber daya manusia Pati yang unggul?
• Bagaimana upaya pemerintah dalam mendorong produktivitas lapangan usaha, khususnya sektor riil dan UMKM?
• Apa langkah nyata yang disiapkan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan ekologi masyarakat?

“Ketiga hal tersebut sangat menentukan arah pembangunan Pati, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Jangan sampai RPJMD menjadi sekadar dokumen administratif, tapi harus hidup dan berdampak nyata,” tegas Joni.

Mengakhiri pandangan umum, Fraksi Demokrat berharap seluruh proses penyusunan dan pembahasan RPJMD dijalankan dengan semangat demokrasi, keterbukaan, dan kejujuran.

“Jika dalam penyampaian ini terdapat hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Yang pasti, komitmen kami adalah membangun Pati yang lebih baik melalui rencana pembangunan yang berpihak pada rakyat,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial