Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Joni Kurnianto Singgung Bank Sampah di Pati: Jangan Hanya Jadi Pencitraan

badge-check


					Joni Kurnianto Singgung Bank Sampah di Pati: Jangan Hanya Jadi Pencitraan Perbesar

Pati, umbara.co.id – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT., menyoroti serius persoalan pengelolaan Bank Sampah yang dinilainya masih jauh dari harapan. Ia menekankan pentingnya komitmen dan keseriusan dalam menjalankan program lingkungan tersebut.

“Bank Sampah itu jangan cuma jadi simbol atau pencitraan. Setelah dibangun, harus ada tindak lanjut yang nyata,” tegas Joni dengan nada prihatin.

Politisi Partai Demokrat itu mengaku dirinya pernah turut memfasilitasi pendirian Bank Sampah di salah satu wilayah di Pati. Namun, apa yang terjadi justru meninggalkan kekecewaan mendalam.

“Saya sudah bantu bangunkan. Sarana dan prasarananya lengkap. Tapi sayangnya, pengelolaannya asal-asalan. Niatnya enggak ada, jadi akhirnya mandek,” cerita Joni.

Ia menyebut bahwa konsep Bank Sampah sejatinya sangat bagus. Selain bisa menekan volume sampah yang kian hari makin menggunung, Bank Sampah juga bisa menjadi solusi ekonomi kreatif bagi masyarakat. Tapi, kata dia, program sebaik apapun tidak akan berdampak jika dijalankan setengah hati.

“Programnya oke, tujuannya jelas. Tapi ya itu, balik lagi ke manusianya. Kalau pengelolanya nggak punya komitmen, ya susah,” tandasnya.

Joni pun mengajak seluruh elemen – baik itu pemerintah, dinas terkait, maupun masyarakat – untuk tidak setengah-setengah dalam menjalankan program lingkungan. Menurutnya, Pati butuh langkah konkret, bukan sekadar seremoni.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial