Pati – Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia terus bergulir. Di Kabupaten Pati, program ini masih dalam tahap pembangunan, dengan progres baru mencapai 7 dapur dari total target 70 dapur yang direncanakan.
Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, S.E., M.Han., menyatakan kesiapannya dalam mengawal dan memastikan keberlangsungan program strategis nasional tersebut, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Pati.

“Sampai saat ini pembangunan dapur MBG di Pati tidak ada masalah dan berjalan sesuai dengan prosedur,” ujar Letkol Timotius saat ditemui di kantornya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan mulai dari pembangunan fisik dapur, pengadaan alat kelengkapan dapur (alkab), hingga dapur tersebut siap beroperasi.
“Kita akan tetap mengawasi bagian pembangunan, pembangunan pengisian alkab-nya sampai bisa berjalan,” terangnya.
Terkait keterlibatan mitra dalam program ini, Letkol Timotius menyebut bahwa penunjukan dilakukan langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat. Meski tidak terlibat langsung dalam penunjukan mitra, pihaknya tetap akan mengawasi semua pihak yang menjalankan program tersebut.
“Kalau mitra itu berhubungan dengan dari penunjukan dari BGN pusat. Jadi meskipun tidak terlibat langsung, otomatis siapapun yang melaksanakan tetap kita awasi,” paparnya.
Ia pun menegaskan komitmennya agar program ini tidak mengalami hambatan di lapangan.
“Intinya adalah jangan sampai MBG ini macet. Kita tetap siap membantu masyarakat demi suksesnya program Makan Bergizi Gratis ini,” tandas Komandan Kodim 0718/Pati.
Program Makan Siang Bergizi Gratis sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan gizi anak-anak dan masyarakat secara menyeluruh. Di Kabupaten Pati, realisasi penuh dari program ini masih menunggu pembangunan puluhan dapur lainnya agar dapat segera beroperasi secara maksimal.














