Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

News

Menteri Desa dan Dirjen KKP Tinjau Budidaya Nila Salin di Pati, Dorong Ekspor dan Ketahanan Pangan Nasional

badge-check


					Menteri Desa dan Dirjen KKP Tinjau Budidaya Nila Salin di Pati, Dorong Ekspor dan Ketahanan Pangan Nasional Perbesar

PATI – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) Yandri Susanto bersama Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr. Tb. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pati, Kamis (24/7/2025). Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung potensi budidaya ikan nila salin yang tengah dikembangkan sebagai sektor unggulan ekonomi desa.

Didampingi langsung oleh Bupati Pati Sudewo, kunjungan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sektor perikanan desa, menyelesaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi para pembudidaya, serta membuka peluang ekspor ikan air payau tersebut.

Menteri Yandri dalam keterangannya menegaskan komitmen Kemendes PDTT dalam mendukung pengembangan potensi desa, khususnya di bidang perikanan. “Kami ingin memastikan desa-desa seperti di Pati, yang punya potensi luar biasa, bisa berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis perikanan,” ungkapnya.

Ia menyebut, berbagai persoalan yang dihadapi para pembudidaya seperti soal pakan, pemasaran, hingga teknis budidaya, telah dicatat untuk dicarikan solusi bersama KKP. Selain itu, Kemendes juga akan menjajaki skema ekspor nila salin dari Pati ke pasar internasional.

“Produksi ikan nila salin yang melimpah ini harus punya nilai jual tinggi. Ini juga bisa mendukung program makan siang bergizi nasional. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, nelayan dan petani desa harus semakin sejahtera,” tambah Yandri.

Senada, Dirjen Perikanan Budidaya KKP Dr. Haeru Rahayu menyebut ada tiga tantangan utama dalam budidaya nila salin, yaitu pakan, teknis produksi, dan pemasaran. Menanggapi hal tersebut, pihaknya akan menggelar pelatihan teknis pada 30 Juli 2025, termasuk pelatihan maskulinisasi ikan untuk meningkatkan produktivitas.

“Selain pelatihan, kami akan bantu suplai pakan dari balai pemerintah lewat skema PNBP yang lebih murah dibanding pakan komersial,” katanya. Ia juga menyatakan optimisme bahwa dalam lima tahun ke depan, ikan nila salin dari Pati akan mampu menembus pasar ekspor ke Jeddah, Arab Saudi.

Bupati Pati Sudewo menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap potensi perikanan di wilayahnya. Ia mengungkapkan, saat ini Kabupaten Pati memiliki lahan budidaya nila salin seluas 1.855 hektare, yang merupakan terbesar di Jawa Tengah, bahkan masih bisa dikembangkan hingga lebih dari 5.000 hektare.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak Menteri dan Pak Dirjen. Ini jadi harapan besar bagi para pembudidaya kami untuk terus berkembang dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa,” ujar Sudewo.

Dengan kolaborasi antara Kemendes PDTT, KKP, dan Pemerintah Kabupaten Pati, program budidaya nila salin kini menatap arah yang lebih strategis: menjadi komoditas ekspor unggulan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial