PATI – Sebuah perubahan besar akan segera menghiasi Kabupaten Pati. Jalan penghubung strategis dari kawasan Puri hingga Tugu Bandeng bersiap mengalami transformasi total. Tak sekadar proyek pelebaran, jalan ini dirancang dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan, manusiawi, dan estetik.
Pembangunan dimulai pekan depan, menandai langkah awal dari proyek senilai Rp43 miliar, yang seluruh dananya berasal dari bantuan Gubernur Jawa Tengah. Jalan tersebut akan diubah menjadi dua lajur besar, masing-masing selebar 9 meter, dilengkapi median taman hijau sebagai pemisah antarjalur.

“Pembangunannya segera dimulai. Saat ini sudah dilakukan pemotongan pohon sebagai tahap awal,” ujar Bupati Pati, Sudewo, saat ditemui wartawan, Jumat (25/7/2025).

Namun, proyek ini bukan hanya soal kendaraan dan kelancaran arus lalu lintas. Di sisi selatan jalan akan dibangun trotoar selebar 4 meter, dan di sisi utara 2 meter, memberikan ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Detail ini mencerminkan niat Pemkab Pati untuk mengembalikan ruang kota kepada manusia, bukan hanya kendaraan.
“Pembangunan ini akan terus dikerjakan hingga tuntas. Harapannya bisa memperlancar arus lalu lintas, memperindah kawasan kota, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tambah Sudewo.
Dengan target rampung sebelum akhir 2025, proyek ini tak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang lebih teratur, teduh, dan layak huni.
Jika berjalan sesuai rencana, jalan Puri–Tugu Bandeng akan menjadi salah satu ikon baru tata kota Pati jalan yang tak hanya menghubungkan titik geografis, tapi juga menyatukan kepentingan transportasi, estetika, dan kualitas hidup warganya.














