PATI – Kodim 0718/Pati melalui Koramil 12/Margorejo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati serta Prof. Iman Untung, pakar mikroba asal Lampung, dalam upaya penanganan bau menyengat yang selama ini dikeluhkan warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.
Langkah konkret dilakukan melalui pengaplikasian mikroba PA 63 WD 05/Pati yang disemprotkan langsung ke tumpukan sampah di area TPA. Mikroba ini berfungsi untuk mengurai bahan organik penyebab bau sekaligus menghambat pencemaran udara, sebagai bagian dari inovasi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Danramil 12/Margorejo bersama anggota, perwakilan DLH Kabupaten Pati, serta perangkat Pemerintah Desa Sukoharjo. Kehadiran semua pihak mencerminkan sinergi nyata dalam menyikapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Prof. Iman Untung menjelaskan bahwa mikroba PA 63 WD 05/Pati yang sebelumnya banyak digunakan di sektor pertanian, terbukti efektif juga dalam pengolahan limbah karena kemampuannya menguraikan zat organik secara alami. “Solusi berbasis mikroba ini merupakan pendekatan yang aman dan ramah lingkungan, sangat potensial untuk diterapkan di berbagai wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi Ananto, M.Han. melalui Danramil 12/Margorejo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi dalam menangani isu lingkungan. “Kami berharap metode ini bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan,” tandasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi awal dari penerapan teknologi pengolahan sampah berbasis mikroba di wilayah lain di Kabupaten Pati, demi terciptanya lingku














