Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Kolaborasi TNI, DLH, dan Pakar Mikroba Hadirkan Solusi Lingkungan di TPA Sukoharjo

badge-check


					Kolaborasi TNI, DLH, dan Pakar Mikroba Hadirkan Solusi Lingkungan di TPA Sukoharjo Perbesar

PATI – Kodim 0718/Pati melalui Koramil 12/Margorejo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati serta Prof. Iman Untung, pakar mikroba asal Lampung, dalam upaya penanganan bau menyengat yang selama ini dikeluhkan warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.

Langkah konkret dilakukan melalui pengaplikasian mikroba PA 63 WD 05/Pati yang disemprotkan langsung ke tumpukan sampah di area TPA. Mikroba ini berfungsi untuk mengurai bahan organik penyebab bau sekaligus menghambat pencemaran udara, sebagai bagian dari inovasi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Danramil 12/Margorejo bersama anggota, perwakilan DLH Kabupaten Pati, serta perangkat Pemerintah Desa Sukoharjo. Kehadiran semua pihak mencerminkan sinergi nyata dalam menyikapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Prof. Iman Untung menjelaskan bahwa mikroba PA 63 WD 05/Pati yang sebelumnya banyak digunakan di sektor pertanian, terbukti efektif juga dalam pengolahan limbah karena kemampuannya menguraikan zat organik secara alami. “Solusi berbasis mikroba ini merupakan pendekatan yang aman dan ramah lingkungan, sangat potensial untuk diterapkan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi Ananto, M.Han. melalui Danramil 12/Margorejo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi dalam menangani isu lingkungan. “Kami berharap metode ini bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan,” tandasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi awal dari penerapan teknologi pengolahan sampah berbasis mikroba di wilayah lain di Kabupaten Pati, demi terciptanya lingku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita