Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

KOPDES Merah Putih Masuki Untuk Kepentingan Rakyat, Menteri Budi Ari Hadir di Pati

badge-check


					KOPDES Merah Putih Masuki Untuk Kepentingan Rakyat, Menteri Budi Ari Hadir di Pati Perbesar

PATI – Pendopo Kabupaten Pati kembali menerima tamu dari jajaran Kabinet Merah Putih. Kali ini, kunjungan datang dari Menteri Koperasi Republik Indonesia, Budi Ari Setiadi, pada Kamis, 31 Juli 2025.

Kedatangan Menteri Budi Ari disambut langsung oleh Bupati Pati H. Sudewo, S.T., M.T., bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati, Kepala Dinas, Para Camat, Hadir pula Ketua DPRD Pati, Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, para kepala desa se-Kabupaten Pati, serta seluruh pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Pati.

Dalam kunjungan tersebut, acara terbagi menjadi dua sesi utama, yakni sambutan dari Menteri Budi Ari dan sesi tanya jawab bersama para tamu undangan.

“Program KOPDES Merah Putih saat ini telah memasuki tahap kedua, yaitu fase pengoperasian koperasi desa. Sebelumnya, pada tahap pertama, program ini telah menjangkau lebih dari 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia,” ungkap Menteri Budi Ari Setiadi dalam sambutannya.

Di Kabupaten Pati sendiri, terdapat 406 koperasi desa Merah Putih yang tersebar di seluruh kecamatan. Menurut Menteri Budi Ari, tahapan kedua ini menuntut kerja keras lebih lanjut untuk memastikan seluruh koperasi benar-benar dapat beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat desa.

“Sudah seharusnya kebutuhan pokok warga desa menjadi tanggung jawab negara. Dengan begitu, subsidi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Menanggapi isu keberadaan KOPDES Merah Putih yang disebut mengganggu jalur distribusi di desa, Menteri Budi Ari menyatakan bahwa koperasi ini justru hadir untuk memangkas rantai distribusi demi menekan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

“Bagi saya, yang paling penting adalah rakyat mendapatkan keuntungan. Kalau sebelumnya harga barang Rp24.000 dan sekarang bisa dibeli seharga Rp18.000, itu jelas keuntungan nyata bagi rakyat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap program ini. “Jangan sampai ada KOPDES yang gagal dan mencoreng nama baik kita bersama,” pungkasnya.

Menteri Budi Ari juga mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan koperasi yang transparan dan berbasis partisipasi masyarakat.

“Pengawasan terbaik adalah pengawasan yang melibatkan rakyat secara aktif,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Pati H. Sudewo, S.T., M.T. menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional ini.

“Kami akan terus mengoptimalkan pelaksanaan program KOPDES Merah Putih di Kabupaten Pati,” tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang sehat dan berpihak pada rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial