PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski situasi daerah belum sepenuhnya kondusif pasca aksi demokrasi pada 13 Agustus lalu.
Hal itu disampaikan Penanggung Jawab (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso. Menurutnya, seluruh pelayanan publik hingga saat ini tidak mengalami kendala berarti.

“Alhamdulillah, pelayanan masyarakat di Kabupaten Pati berjalan lancar, tidak ada persoalan,” ujar Riyoso, Selasa (26/8/2025).
Ia menegaskan, apabila ke depan muncul hambatan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Pemkab, lanjutnya, tidak ingin pelayanan masyarakat terhambat.
“Kami harapkan kalau ada persoalan, misalnya pelayanan kurang maksimal, bisa langsung disampaikan agar OPD terkait menindaklanjuti. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terseok-seok. Harapan kita, Pati tetap kondusif,” tegasnya.
Riyoso juga menyinggung soal pembangunan daerah yang masih terus berjalan. Meski diwarnai dinamika politik, proyek pembangunan tidak boleh berhenti karena sangat ditunggu-tunggu masyarakat Bumi Mina Tani.
“Suasana Kabupaten Pati saat ini memang dinamis, tapi pembangunan harus tetap berjalan. Tidak boleh berhenti, karena masyarakat menunggu realisasi pembangunan,” tandasnya.
Sebelumnya, pada 25 Agustus, massa yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu juga sempat mengirimkan surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Kantor Pos Cabang Pati sebagai bagian dari aksi menyampaikan aspirasi.Pemkab Pati Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Lancar di Tengah Situasi Dinamis
PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski situasi daerah belum sepenuhnya kondusif pasca aksi demokrasi pada 13 Agustus lalu.
Hal itu disampaikan Penanggung Jawab (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso. Menurutnya, seluruh pelayanan publik hingga saat ini tidak mengalami kendala berarti.
“Alhamdulillah, pelayanan masyarakat di Kabupaten Pati berjalan lancar, tidak ada persoalan,” ujar Riyoso, Selasa (26/8/2025).
Ia menegaskan, apabila ke depan muncul hambatan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Pemkab, lanjutnya, tidak ingin pelayanan masyarakat terhambat.
“Kami harapkan kalau ada persoalan, misalnya pelayanan kurang maksimal, bisa langsung disampaikan agar OPD terkait menindaklanjuti. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terseok-seok. Harapan kita, Pati tetap kondusif,” tegasnya.
Riyoso juga menyinggung soal pembangunan daerah yang masih terus berjalan. Meski diwarnai dinamika politik, proyek pembangunan tidak boleh berhenti karena sangat ditunggu-tunggu masyarakat Bumi Mina Tani.
“Suasana Kabupaten Pati saat ini memang dinamis, tapi pembangunan harus tetap berjalan. Tidak boleh berhenti, karena masyarakat menunggu realisasi pembangunan,” tandasnya.
Sebelumnya, pada 25 Agustus, massa yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu juga sempat mengirimkan surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Kantor Pos Cabang Pati sebagai bagian dari aksi menyampaikan aspirasi.














