Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Sanggar Seni Paringga Jati Raras Tampilkan Tari Khas Pati di Gelar Tari Jawa Tengah ke-19

badge-check


					Sanggar Seni Paringga Jati Raras Tampilkan Tari Khas Pati di Gelar Tari Jawa Tengah ke-19 Perbesar

PATI – Sanggar Seni Paringga Jati Raras dari Kabupaten Pati akan mewakili daerahnya dalam Gelar Tari Jawa Tengah ke-19, yang digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025 pukul 19.30 WIB di Pendopo Ageng Gendhon Humardani, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.

Menurut Pimpinan Sanggar Seni Paringga Jati Raras, Budiono, pihaknya akan menampilkan dua karya yang menonjolkan identitas budaya lokal Pati melalui pendekatan naratif dan visual. Dua karya tersebut berjudul “Unduh Pamelo” dan “Sandiokolo Darmaning Satrio.”

“Tari Unduh Pamelo menggambarkan aktivitas masyarakat Desa Bageng dalam tradisi panen jeruk pamelo yang sarat nilai gotong royong. Kami tampilkan Unduh Pamelo dan Sandiokolo Darmaning Satrio sebagai bentuk pelestarian nilai dan sejarah. Ini bukan hanya soal pertanian, tapi ekspresi budaya tentang kehidupan dan keberkahan,” jelas Budiono.

Sementara itu, karya Sandiokolo Darmaning Satrio mengangkat sejarah berdirinya Kabupaten Pati melalui kisah Kembang Joyo Babat Alas Kemiri. Menurut Budiono, cerita tersebut menggambarkan perjuangan awal mula berdirinya Pendopo Kemiri, yang menjadi simbol kebangkitan dan identitas daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pati memiliki kekayaan budaya yang layak mendapat panggung lebih luas,” tambahnya.

Sebagai pimpinan sanggar seni di daerah, Budiono berharap keikutsertaan Paringga Jati Raras dalam ajang ini dapat memperkuat identitas seni dan budaya Pati di tingkat provinsi, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan seni tradisi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial