Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Berita

Normalisasi Sungai JU II Dikebut, Bupati Pati Pastikan Penanganan Banjir Berlanjut

badge-check


					Normalisasi Sungai JU II Dikebut, Bupati Pati Pastikan Penanganan Banjir Berlanjut Perbesar

PATI – Bupati Pati, Sudewo, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi sungai dan jembatan di wilayah Kecamatan Sukolilo, Senin (3/11/2025). Fokus peninjauan kali ini berada di Sungai JU II yang menjadi hulu Sungai Juwana atau Silugonggo, serta Jembatan Kali Ronggo di Desa Baturejo yang diketahui menjadi salah satu titik penyebab banjir di kawasan tersebut.

Dalam keterangannya, Sudewo menjelaskan bahwa Sungai JU II melintasi beberapa desa, di antaranya Baleadi, Baturejo, Wotan, Srikaton, hingga Talun. Menurutnya, pendangkalan dan penyempitan sungai menjadi faktor utama penyebab banjir di daerah tersebut.

“Sekarang ini alat berat sudah kami turunkan, itu sedang kami lebarkan dan kami keruk endapannya. Kalau tidak dikeruk memang menjadi penyebab banjir. Sudah berjalan, tapi belum tuntas. Masih banjir, tapi berkurang dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa pengerjaan normalisasi Sungai JU II akan terus dilanjutkan hingga benar-benar tuntas. Ia menargetkan, pada awal tahun depan wilayah tersebut tidak lagi mengalami banjir besar seperti sebelumnya.

“Kita lanjutkan pengerukan ini sampai selesai, Insya Allah mulai bulan Januari nanti tidak akan terjadi banjir yang begitu besar,” ujarnya optimis.

Selain meninjau sungai, Sudewo juga mengecek kondisi Jembatan Kali Ronggo di Desa Baturejo. Ia menilai, desain jembatan yang terlalu pendek menjadi penyebab air sungai meluap hingga ke permukiman warga.

“Jembatan ini menyebabkan banjir meluap, tidak hanya di Desa Baturejo, tetapi juga di Baleadi. Rencananya tahun depan akan kami tangani dengan meninggikan jembatan supaya tidak menjadi penyebab banjir lagi,” terangnya.

Sudewo berharap penanganan banjir melalui normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur jembatan dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus melakukan langkah konkret dalam mengatasi banjir demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial