PATI, umbara.co.id – Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan pelatihan keterampilan pengolahan hasil pertanian bagi kader PKK di Aula Kecamatan Pucakwangi, Rabu (20/5).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati, Camat Pucakwangi, Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Pati, Ketua TP PKK Kecamatan Pucakwangi beserta jajaran pengurus, narasumber dari UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Pati, serta para peserta pelatihan.

Pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati melalui UPTD Balai Latihan Kerja dengan TP PKK Kabupaten Pati dalam upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat, khususnya kader PKK dan pelaku UMKM.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan pengolahan hasil pertanian menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah ekonomi. Program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader PKK dan pelaku UMKM agar lebih produktif dan mandiri.
Dalam sambutannya, Dwi Risma Ardhi Chandra mengajak seluruh peserta untuk terus belajar dan mengembangkan potensi pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang inovatif dan beragam.
“Melalui kegiatan ini, saya mengajak Bapak-Ibu dan kader PKK untuk belajar mengelola hasil pertanian menjadi produk olahan pangan yang lebih beragam,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada peserta saja, namun dapat diterapkan sekaligus dibagikan kepada masyarakat lainnya.
“Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, panjengan semua dapat membagikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan dan mengolah hasil pertanian menjadi produk yang bernilai,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara TP PKK dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati perlu terus diperkuat guna mendukung terciptanya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Semoga kita dapat terus bersinergi dengan baik demi mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Pati,” pungkasnya.
Kegiatan pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui produk olahan yang memiliki daya saing.
(ADV)














