PATI – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Samsi, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk memprioritaskan perbaikan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik rawan kecelakaan.
Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menilai keberadaan lampu penerangan jalan, marka, dan rambu lalu lintas memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan, khususnya pada malam hari.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang minim penerangan, marka mulai memudar, serta rambu-rambu yang rusak atau bahkan hilang. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Fasilitas keselamatan jalan bukan sekadar pelengkap. Lampu penerangan, marka, dan rambu merupakan bagian penting yang membantu pengendara mengambil keputusan saat berkendara. Jika fasilitas itu tidak berfungsi optimal, maka risiko kecelakaan akan meningkat,” ujarnya.
Samsi meminta agar laporan masyarakat terkait fasilitas jalan yang rusak dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Ia menilai langkah cepat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya korban akibat kondisi jalan yang kurang aman.
Selain itu, ia juga mendorong adanya pemetaan terhadap titik-titik yang sering terjadi kecelakaan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
“Pemerintah harus memiliki data yang jelas mengenai lokasi rawan kecelakaan. Dari situ bisa ditentukan kebutuhan apa yang paling mendesak, apakah lampu jalan, rambu tambahan, marka baru, atau pengaman jalan lainnya,” katanya.
Meski demikian, Samsi mengingatkan bahwa perbaikan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
“Jangan sampai setelah fasilitas diperbaiki, pelanggaran tetap terjadi. Infrastruktur yang baik dan disiplin pengendara harus berjalan beriringan. Kalau keduanya bisa diwujudkan, saya yakin angka kecelakaan di Kabupaten Pati dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya.
Ia berharap peningkatan kualitas fasilitas keselamatan jalan menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan ribuan pengguna jalan setiap hari.
“Keselamatan masyarakat tidak boleh ditunda. Setiap lampu jalan yang mati, setiap rambu yang hilang, dan setiap marka yang pudar harus dianggap sebagai persoalan serius karena berpotensi mengancam nyawa pengguna jalan,” tandas Samsi.
(ADV)














