Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Samsi Minta Perbaikan Lampu Jalan dan Rambu di Titik Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

badge-check


					Samsi Minta Perbaikan Lampu Jalan dan Rambu di Titik Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas Perbesar

PATI – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Samsi, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk memprioritaskan perbaikan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik rawan kecelakaan.

Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menilai keberadaan lampu penerangan jalan, marka, dan rambu lalu lintas memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan, khususnya pada malam hari.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang minim penerangan, marka mulai memudar, serta rambu-rambu yang rusak atau bahkan hilang. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Fasilitas keselamatan jalan bukan sekadar pelengkap. Lampu penerangan, marka, dan rambu merupakan bagian penting yang membantu pengendara mengambil keputusan saat berkendara. Jika fasilitas itu tidak berfungsi optimal, maka risiko kecelakaan akan meningkat,” ujarnya.

Samsi meminta agar laporan masyarakat terkait fasilitas jalan yang rusak dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Ia menilai langkah cepat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya korban akibat kondisi jalan yang kurang aman.

Selain itu, ia juga mendorong adanya pemetaan terhadap titik-titik yang sering terjadi kecelakaan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Pemerintah harus memiliki data yang jelas mengenai lokasi rawan kecelakaan. Dari situ bisa ditentukan kebutuhan apa yang paling mendesak, apakah lampu jalan, rambu tambahan, marka baru, atau pengaman jalan lainnya,” katanya.

Meski demikian, Samsi mengingatkan bahwa perbaikan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

“Jangan sampai setelah fasilitas diperbaiki, pelanggaran tetap terjadi. Infrastruktur yang baik dan disiplin pengendara harus berjalan beriringan. Kalau keduanya bisa diwujudkan, saya yakin angka kecelakaan di Kabupaten Pati dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya.

Ia berharap peningkatan kualitas fasilitas keselamatan jalan menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan ribuan pengguna jalan setiap hari.

“Keselamatan masyarakat tidak boleh ditunda. Setiap lampu jalan yang mati, setiap rambu yang hilang, dan setiap marka yang pudar harus dianggap sebagai persoalan serius karena berpotensi mengancam nyawa pengguna jalan,” tandas Samsi.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial