Menu

Mode Gelap
Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Penegakan Hukum dan Pengungkapan Dugaan Mafia Anggaran Secara Transparan Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap Perbaikan Jalan Prawoto–Batas Kudus Mulai Dikerjakan, Diawali Pengukuran dan Galian Trotoar Alun-alun Pati Dibongkar, Akan Disulap Mirip Kawasan Malioboro DPRD Pati Desak Pendataan Menyeluruh Warga Terdampak Bencana Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana

Advertorial

Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana

badge-check


					Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana Perbesar

PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan bagi korban bencana harus menjangkau seluruh sektor terdampak, termasuk perikanan dan budidaya ikan. Ia tidak ingin bantuan pemerintah hanya terfokus pada sektor pertanian sawah semata.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama petani penerima bantuan puso di ruang sidang DPRD Kabupaten Pati.

Sebagai komisi yang membidangi pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan, Muslihan menilai seluruh sektor produktif memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, setiap kelompok yang terdampak bencana harus memperoleh perhatian yang setara.

“Harapan kami di Komisi B yang membidangi perikanan dan sebagainya, pemerintah ini harus terjun aktif. Harus menginventarisir mana-mana yang kena bencana. Sehingga nanti ada bantuan, tidak hanya untuk pertanian sawah saja, tapi juga ada perhatian khusus untuk sektor lain,” katanya.

Menurut Muslihan, nelayan dan pembudidaya ikan juga rentan mengalami kerugian saat terjadi bencana alam. Kerusakan tambak, sarana produksi, hingga terganggunya aktivitas usaha dapat berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat pesisir.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap dampak bencana yang dialami sektor perikanan. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam penyusunan program bantuan maupun pemulihan ekonomi.

Muslihan juga menilai komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah selama ini berjalan cukup baik. Sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Komisi B akan terus mengawal agar seluruh kelompok masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian yang sama. Jangan sampai ada sektor yang luput dari bantuan hanya karena tidak masuk dalam pendataan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan kerugian pertanian, tetapi juga menyiapkan skema bantuan yang mampu membantu nelayan dan pembudidaya ikan kembali berproduksi. Dengan demikian, pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan merata.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Penegakan Hukum dan Pengungkapan Dugaan Mafia Anggaran Secara Transparan

11 Juni 2026 - 09:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

11 Juni 2026 - 08:23 WIB

Perbaikan Jalan Prawoto–Batas Kudus Mulai Dikerjakan, Diawali Pengukuran dan Galian

10 Juni 2026 - 11:36 WIB

Trotoar Alun-alun Pati Dibongkar, Akan Disulap Mirip Kawasan Malioboro

9 Juni 2026 - 11:38 WIB

DPRD Pati Desak Pendataan Menyeluruh Warga Terdampak Bencana

9 Juni 2026 - 11:17 WIB

Trending di Advertorial