Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana

badge-check


					Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana Perbesar

PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan bagi korban bencana harus menjangkau seluruh sektor terdampak, termasuk perikanan dan budidaya ikan. Ia tidak ingin bantuan pemerintah hanya terfokus pada sektor pertanian sawah semata.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama petani penerima bantuan puso di ruang sidang DPRD Kabupaten Pati.

Sebagai komisi yang membidangi pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan, Muslihan menilai seluruh sektor produktif memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, setiap kelompok yang terdampak bencana harus memperoleh perhatian yang setara.

“Harapan kami di Komisi B yang membidangi perikanan dan sebagainya, pemerintah ini harus terjun aktif. Harus menginventarisir mana-mana yang kena bencana. Sehingga nanti ada bantuan, tidak hanya untuk pertanian sawah saja, tapi juga ada perhatian khusus untuk sektor lain,” katanya.

Menurut Muslihan, nelayan dan pembudidaya ikan juga rentan mengalami kerugian saat terjadi bencana alam. Kerusakan tambak, sarana produksi, hingga terganggunya aktivitas usaha dapat berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat pesisir.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap dampak bencana yang dialami sektor perikanan. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam penyusunan program bantuan maupun pemulihan ekonomi.

Muslihan juga menilai komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah selama ini berjalan cukup baik. Sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Komisi B akan terus mengawal agar seluruh kelompok masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian yang sama. Jangan sampai ada sektor yang luput dari bantuan hanya karena tidak masuk dalam pendataan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan kerugian pertanian, tetapi juga menyiapkan skema bantuan yang mampu membantu nelayan dan pembudidaya ikan kembali berproduksi. Dengan demikian, pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan merata.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial