Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan DPD GMNI LAMPUNG MEMBUKA POSKO PENGADUAN MASYARAKAT : POLEMIK PROGRAM PUBLIK DAN PERSOALAN RAKYAT. Fraksi DPRD Pati Siapkan Pandangan Umum atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Pati Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Legislator Batangan Soroti Pentingnya Harga Dasar untuk Lindungi Nelayan dan Petani Garam DPRD Pati Usulkan Perda Perikanan dan Garam Atur Sistem Resi Gudang

Advertorial

Danu Ikhsan HC Soroti Lokasi Sejumlah KDMP yang Dinilai Kurang Strategis

badge-check


					Danu Ikhsan HC Soroti Lokasi Sejumlah KDMP yang Dinilai Kurang Strategis Perbesar

PATI, umbara.co.id – Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Pasalnya, masih terdapat koperasi yang dibangun jauh dari permukiman warga sehingga dikhawatirkan kurang optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat desa.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan HC, menilai keberhasilan KDMP tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Hal itu disampaikannya saat ditemui dalam agenda Reses Tahap II.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, koperasi yang berada dekat dengan pusat aktivitas warga akan lebih mudah berkembang karena masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dengan lebih cepat.

“Kalau lokasinya terlalu jauh dari pemukiman, tentu akan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan dan aktivitas masyarakat di koperasi. Padahal tujuan KDMP adalah menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya.

Danu memahami bahwa tidak semua desa memiliki lahan yang ideal untuk pembangunan koperasi. Namun ia berharap persoalan tersebut menjadi perhatian bersama agar keberadaan KDMP benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, bukan sekadar memenuhi target pembangunan program pemerintah.

“Ke depan perlu ada evaluasi dan perencanaan yang lebih matang. Jangan sampai koperasi sudah berdiri, tetapi kurang dimanfaatkan karena lokasinya tidak mendukung,” katanya.

Danu juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan terhadap pemerintah desa dalam menentukan lokasi pembangunan fasilitas publik. Menurutnya, langkah tersebut penting agar investasi yang telah dikeluarkan dapat memberikan hasil yang maksimal.

“KDMP ini program yang baik. Tinggal bagaimana penempatannya benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

22 Juni 2026 - 20:04 WIB

DPD GMNI LAMPUNG MEMBUKA POSKO PENGADUAN MASYARAKAT : POLEMIK PROGRAM PUBLIK DAN PERSOALAN RAKYAT.

22 Juni 2026 - 20:03 WIB

Fraksi DPRD Pati Siapkan Pandangan Umum atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

22 Juni 2026 - 11:49 WIB

DPRD Pati Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

22 Juni 2026 - 11:47 WIB

Legislator Batangan Soroti Pentingnya Harga Dasar untuk Lindungi Nelayan dan Petani Garam

22 Juni 2026 - 08:35 WIB

Trending di Advertorial