Menu

Mode Gelap
Yoga Dermawan Minta Penghentian MBG Gembong Dimanfaatkan untuk Pembenahan Yoga Minta Evaluasi MBG Berujung pada Perbaikan Konkret Distribusi MBG Gembong Dipending, Komisi D Minta Penyebab Keracunan Diungkap Komisi D Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Dibebani Biaya Perawatan Komisi A Pati Ingatkan Skema Penghasilan Honorer Harus Sesuai Status Kepegawaian DPRD Pati Telusuri Dugaan Keracunan Usai Siswa Konsumsi Nasi Bakar MBG

Advertorial

Yoga Minta Evaluasi MBG Berujung pada Perbaikan Konkret

badge-check


					Yoga Minta Evaluasi MBG Berujung pada Perbaikan Konkret Perbesar

PATI, umbara.co.id – Dugaan keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati menjadi perhatian DPRD. Kejadian tersebut dinilai perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat sistem perlindungan bagi seluruh penerima manfaat.

Anggota Komisi D DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Yoga Dermawan, menegaskan bahwa tujuan utama MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi anak harus tetap dijaga. Namun, manfaat tersebut harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan.

Menurut Yoga, evaluasi terhadap pelaksanaan MBG diperlukan untuk mengetahui celah yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan sekaligus menentukan langkah pencegahan ke depan.

“Programnya harus tetap berjalan, tetapi keamanan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Kita tentu tidak ingin kejadian seperti ini mengurangi tujuan baik dari program MBG,” ujarnya.

Ia menilai seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG perlu menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan pembelajaran. Perbaikan tidak cukup dilakukan pada saat muncul persoalan, tetapi harus diterapkan secara berkelanjutan.

Yoga juga menekankan pentingnya memastikan standar keamanan makanan diterapkan secara konsisten di setiap sekolah penerima manfaat.

“Kita ingin ada perbaikan yang konkret. Jangan hanya selesai setelah korban ditangani, tetapi harus ada langkah pencegahan sehingga siswa dan sekolah merasa aman menerima program ini,” katanya.

Sebelumnya, Komisi D DPRD Pati telah melakukan peninjauan ke sejumlah rumah sakit yang menangani korban dugaan keracunan MBG, yakni RSUD RAA Soewondo Pati, Mitra Bangsa, dan KSH Pati.

Dari penanganan korban tersebut, DPRD akan mengawal proses evaluasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait. Yoga berharap hasil evaluasi nantinya dapat menghasilkan perbaikan nyata dalam penyelenggaraan MBG.

Dengan pengawasan yang lebih kuat, ia berharap program pemenuhan gizi tersebut tetap memberikan manfaat bagi anak-anak tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan penerima manfaat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yoga Dermawan Minta Penghentian MBG Gembong Dimanfaatkan untuk Pembenahan

12 September 2026 - 15:44 WIB

Distribusi MBG Gembong Dipending, Komisi D Minta Penyebab Keracunan Diungkap

11 September 2026 - 17:26 WIB

Komisi D Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Dibebani Biaya Perawatan

11 September 2026 - 17:23 WIB

Komisi A Pati Ingatkan Skema Penghasilan Honorer Harus Sesuai Status Kepegawaian

11 September 2026 - 14:00 WIB

DPRD Pati Telusuri Dugaan Keracunan Usai Siswa Konsumsi Nasi Bakar MBG

11 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di Advertorial