PATI, umbara.co.id – Persoalan yang sempat mengiringi proses revitalisasi TK Pertiwi di Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mulai menemui penyelesaian setelah digelar audiensi dan mediasi bersama DPRD Kabupaten Pati.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati atau Mbak Ning, berharap kesepakatan yang telah dicapai seluruh pihak dapat menjadi pijakan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.
Menurutnya, proses pembahasan yang cukup panjang jangan sampai berdampak pada semakin tertundanya kebutuhan fasilitas pendidikan bagi peserta didik.
“Setelah semua pihak sudah bisa menerima dan sepakat melanjutkan, sekarang yang paling penting adalah memastikan pembangunannya segera dituntaskan,” kata Mbak Ning.
Ia menjelaskan, keberadaan gedung yang representatif menjadi kebutuhan penting bagi TK Pertiwi. Selama ini, kegiatan belajar mengajar masih harus menyesuaikan dengan fasilitas kelompok bermain sehingga diperlukan penyelesaian pembangunan gedung sekolah yang lebih memadai.
Mbak Ning menilai kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar anak-anak dapat memperoleh lingkungan belajar yang lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Anak-anak membutuhkan tempat belajar yang nyaman. Karena itu, setelah persoalan bisa diselesaikan, jangan ada lagi hambatan yang membuat penyelesaiannya semakin mundur,” ujarnya.
Di sisi lain, Komisi D DPRD Pati memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan. Mbak Ning mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk mengetahui perkembangan revitalisasi sekaligus melihat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Pengawasan tetap kami lakukan. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan, kualitasnya diperhatikan, dan pada akhirnya gedung ini benar-benar bisa segera digunakan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen yang telah dibangun melalui proses mediasi. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan membutuhkan kerja sama antara masyarakat, pihak sekolah, pemerintah desa, pelaksana pekerjaan, dan instansi terkait.
“Sudah ada titik temu. Mari sama-sama menjaga kesepakatan ini supaya pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya bisa segera dirasakan anak-anak serta masyarakat Tegalharjo,” pungkasnya.
(ADV)














