PATI, umbara.co.id – Penentuan skala prioritas menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran pembangunan infrastruktur Kabupaten Pati tahun 2027. Dengan rencana anggaran murni sebesar Rp70 miliar, pemerintah daerah diminta menyelaraskan kebutuhan pembangunan dengan kemampuan keuangan agar penggunaan dana lebih efektif dan tepat sasaran.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Haryono, mengatakan banyaknya kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah menuntut perencanaan yang cermat. Setiap pekerjaan perlu dikaji berdasarkan tingkat urgensi, kondisi di lapangan, serta besarnya manfaat yang akan diterima masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah harus memiliki urutan prioritas yang terukur agar pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap. Selain mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kesiapan perencanaan teknis juga perlu diperhatikan untuk menghindari hambatan saat proyek mulai dikerjakan.
“Penyusunan anggaran harus memiliki skala prioritas yang jelas. Pekerjaan yang paling mendesak perlu didahulukan, sedangkan kebutuhan lainnya dapat direncanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Haryono menambahkan, kebutuhan infrastruktur yang belum terakomodasi dalam anggaran awal masih dapat menjadi bahan evaluasi untuk pembahasan berikutnya. Namun, kemungkinan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan harus menunggu proses pembahasan dan keputusan lebih lanjut.
Karena itu, ia menilai penyusunan program sejak awal harus realistis dengan memperhitungkan ketersediaan dana serta kesiapan pelaksanaan. Langkah tersebut diperlukan agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai tahapan dan tidak mengabaikan kebutuhan pembangunan yang mendesak.
Haryono berharap, perencanaan anggaran yang terarah mampu meningkatkan efektivitas penggunaan dana daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati.
(ADV)














