Menu ✖

Mode Gelap
Plt Bupati Pati Minta Bank Mandiri Perluas Bantuan Kebencanaan, 70 Tangki Air Bersih Disalurkan Pengawasan APBD Pati 2026, Suyono Tekankan Kualitas Hasil Pembangunan BMKG Bekali Petani Pati Cara Membaca Iklim, Musim Hujan Diprediksi Mulai Desember Anggaran Rp70 Miliar, Haryono Minta Pembangunan Jalan Lebih Terukur Polresta Pati Tahan Pemuda 20 Tahun dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Polresta Pati Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pucakwangi, Ayah Tiri dan Kakak Tiri Jadi Tersangka

Berita

Kapolresta Pati Tanamkan Disiplin dan Anti-Bullying kepada Siswa SMAN 1 Pati

badge-check


					Kapolresta Pati Tanamkan Disiplin dan Anti-Bullying kepada Siswa SMAN 1 Pati Perbesar

PATI, umbara.co.id – Pembentukan karakter generasi muda menjadi perhatian Polresta Pati melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan kehadiran Kapolresta Pati, Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., sebagai pembina upacara di SMA Negeri 1 Pati, Senin (26/10/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, etika pergaulan, serta kesadaran terhadap hukum. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian dan moral yang baik.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Sigit menyampaikan bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Sikap jujur, kedisiplinan, rasa hormat kepada guru, serta kemampuan menghargai orang lain juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang berkualitas.

Ia pun mengajak para siswa membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari datang ke sekolah tepat waktu, menaati peraturan, hingga mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun karakter yang kuat sekaligus mempersiapkan para pelajar menghadapi tantangan di masa depan.

Selain kedisiplinan, Kapolresta Pati memberikan perhatian khusus terhadap persoalan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa tindakan mengejek, menghina, mengucilkan, mengintimidasi, maupun melakukan kekerasan terhadap teman tidak dapat dibenarkan dengan alasan bercanda.

Kombes Pol Sigit mengingatkan bahwa perundungan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kondisi psikologis korban dan mengganggu proses belajar. Karena itu, seluruh siswa diminta ikut menjaga suasana sekolah agar tetap aman, nyaman, dan mendukung perkembangan setiap peserta didik.

Ia juga mendorong para pelajar untuk tidak diam ketika mengetahui adanya tindakan bullying. Siswa diharapkan berani menyampaikan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah agar dapat segera ditangani.

“Jadilah pelajar yang melindungi, bukan menyakiti,” pesannya kepada para siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Kombes Pol Sigit mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, serta menghambat pencapaian cita-cita. Para pelajar diminta lebih bijak dalam memilih pergaulan dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri.

Ia menekankan bahwa keberanian menolak narkoba merupakan langkah penting untuk melindungi masa depan. Waktu dan energi di usia muda sebaiknya dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan bakat, serta mengikuti kegiatan yang memberikan dampak positif.

Kapolresta Pati turut memotivasi siswa SMAN 1 Pati agar terus mengembangkan potensi dan mengejar prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ia mengingatkan bahwa cita-cita besar harus disertai kerja keras, konsistensi, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi perhatian dalam amanat tersebut. Para siswa diharapkan menggunakan media digital untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan, bukan untuk menyebarkan kebencian, melakukan penghinaan, atau merundung orang lain melalui media sosial.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta Pati berharap terbangun kerja sama yang semakin erat antara kepolisian, sekolah, guru, orang tua, dan pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk mencegah kenakalan remaja, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan generasi muda.

Polresta Pati juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah dapat menjadi ruang belajar yang aman, bebas dari perundungan dan narkoba, sekaligus menjadi tempat tumbuhnya generasi muda yang disiplin, berintegritas, berkarakter, dan berprestasi.

(Humas Polresta Pati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plt Bupati Pati Minta Bank Mandiri Perluas Bantuan Kebencanaan, 70 Tangki Air Bersih Disalurkan

29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Pengawasan APBD Pati 2026, Suyono Tekankan Kualitas Hasil Pembangunan

29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BMKG Bekali Petani Pati Cara Membaca Iklim, Musim Hujan Diprediksi Mulai Desember

28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Anggaran Rp70 Miliar, Haryono Minta Pembangunan Jalan Lebih Terukur

28 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Polresta Pati Tahan Pemuda 20 Tahun dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

28 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Trending di Berita