Menu ✖

Mode Gelap
Komisi A Nilai Genuk Kemiri Layak Jadi Ikon Wisata Sejarah Pati Kekeringan Meluas, Komisi D Pati Minta Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan Pilkades Pati 2027 Tetap Serentak, DPRD Pastikan Persiapan Berjalan Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga Karwito Sebut Kenaikan Insentif RT/RW sebagai Bentuk Apresiasi Pengabdian

Sarung Batik Asmaradana Pati Laris Manis Jelang Lebaran, Harga Mulai Rp 100 Ribu  

badge-check


					Sarung Batik Asmaradana Pati Laris Manis Jelang Lebaran, Harga Mulai Rp 100 Ribu   Perbesar

 

PATI– Menjelang Lebaran Idulfitri 1446 H, produk sarung dan kopiah batik dari Asmaradana Batik di Kelurahan Kalidoro, Pati, laris diburu masyarakat. UMKM yang dikelola Devi Rukmana (33) ini mencatat penjualan ratusan produk, terutama sarung batik, kopiah, dan sajadah.  

“Yang paling laris saat ini sarung, peci, dan sajadah travel. Harganya bervariasi, mulai Rp 60 ribu untuk kopiah, Rp 100 ribu untuk sarung, dan sajadah travel juga Rp 100 ribu—tapi sudah habis,” ujar Devi saat ditemui di rumah produksinya di Kelurahan Kalidoro, RT 4, RW 1, Kecamatan Pati, Selasa (25/3/2025).  

Sarung batik dua warna seharga Rp 100 ribu bahkan telah terjual 300 lembar dan kini stoknya habis. “Sekarang tinggal yang harga Rp 150 ribu ke atas,” tambah Devi, yang juga berprofesi sebagai guru honorer di SDN Poncomulyo, Sukolilo.  

Produk Asmaradana Batik dikenal dengan beragam motif, seperti burung cenderawasih dan udang kipas. Devi juga menerima pesanan custom sesuai keinginan pelanggan. Pembelinya tak hanya berasal dari Pati, tetapi juga luar kota seperti Jepara, yang banyak memesan via media sosial.  

Untuk memenuhi permintaan, Devi telah memproduksi sejak sebelum Ramadan dengan melibatkan tim pembatik di Pati. “Saya bekerja sama dengan 3-4 mitra pembatik,” jelasnya.  

Dia mengaku penjualan tahun ini melonjak dibanding tahun lalu. “Mungkin karena dulu produk saya belum terlalu dikenal. Tahun lalu, sarung batik yang terjual hanya 50-60 lembar saat Lebaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi A Nilai Genuk Kemiri Layak Jadi Ikon Wisata Sejarah Pati

5 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Kekeringan Meluas, Komisi D Pati Minta Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan

5 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pilkades Pati 2027 Tetap Serentak, DPRD Pastikan Persiapan Berjalan

5 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya

5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga

5 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Trending di Advertorial