PATI, umbara.co.id – Bencana banjir bandang akibat hujan berintensitas tinggi mengakibatkan kerusakan sejumlah tanggul di Kabupaten Pati. Sedikitnya tujuh hingga delapan titik tanggul dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa wilayah.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Widyotomo Kusdiyanto, menyebutkan lokasi tanggul rusak tersebar di Bulumanis Kidul, Margoyoso, Ngurenrejo, Ngurensiti, hingga Pagerharjo.

“Total ada sekitar tujuh sampai delapan tanggul yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang,” kata Widyo saat dikonfirmasi, Senin.
Menurutnya, banjir bandang yang terjadi membawa material berukuran besar seperti kayu, bambu, dan akar pohon sehingga memperparah kerusakan tanggul sungai.
Sebagai langkah cepat, Pemkab Pati melalui DPUTR melakukan perbaikan darurat dengan metode semi permanen. Perbaikan dilakukan secara manual menggunakan karung berisi pasir dan tanah yang diperkuat dengan trucuk bambu.
“Penanganannya masih darurat, belum permanen,” ujarnya.
Widyo menambahkan, perbaikan sementara tersebut dibiayai melalui anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) karena sifatnya mendesak.
“Anggaran kita ambil dari BTT, terutama untuk penanganan yang urgensinya tinggi,” jelasnya.
Meski telah dilakukan penanganan darurat, DPUTR mengakui daya tahan tanggul belum bisa dipastikan dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, perbaikan permanen akan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan tanggul yang berada di dekat permukiman warga.
“Yang dekat permukiman akan diprioritaskan untuk perbaikan permanen. Untuk lokasi lain kita sesuaikan skala prioritas,” pungkasnya.
(ADV)













