Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Bupati Pati Sudewo Diperiksa Pansus Hak Angket Terkait Mutasi Jabatan Hingga Honorer RSUD RAA Soewondo

badge-check


					Bupati Pati Sudewo Diperiksa Pansus Hak Angket Terkait Mutasi Jabatan Hingga Honorer RSUD RAA Soewondo Perbesar

Pati — Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati memanggil Bupati Pati, Sudewo, untuk memberikan keterangan terkait berbagai kebijakan pemerintahannya. Pemanggilan ini berlangsung pada Kamis (2/10/2025) dan berlangsung kurang lebih tiga jam.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sudewo dicecar sejumlah pertanyaan dari anggota pansus, mulai dari kebijakan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga proses seleksi tenaga honorer di RSUD RAA Soewondo Pati.

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan kehadiran bupati menjadi bagian penting dalam pendalaman pansus.

“Dari jam 10 sampai jam 1 lebih, kita menerima keterangan Pak Bupati. Semua kita catat sebagai bagian dari catatan pansus, sama seperti keterangan pihak-pihak sebelumnya,” ujarnya.

Meski begitu, Bandang menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan dari pemeriksaan tersebut.

“Kami tidak dalam posisi menilai memuaskan atau tidak. Kesimpulan akan kita bahas di rapat internal pansus. Jika nanti dirasa masih perlu, bupati bisa dipanggil kembali,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, seluruh keterangan dari saksi maupun bupati akan dicocokkan kembali.

“Masyarakat maupun media bisa menilai sendiri bagaimana pendalaman ini. Kita akan cross-check semua keterangan,” imbuhnya.

Bupati Pati Sudewo mengatakan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap proses pansus sekaligus kesempatan untuk memberikan klarifikasi. Ia menilai apa yang dilakukan DPRD adalah bagian dari kontrol yang baik terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Apa yang diniatkan pansus itu adalah baik, untuk introspeksi kepada saya, untuk perbaikan ke depan,” ungkap Sudewo.

Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang diambilnya selama ini ditujukan demi kepentingan masyarakat Pati.

“InsyaAllah apa yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk rakyat Kabupaten Pati. Mohon doa dan dukungan supaya pembangunan berjalan lancar dan semakin maju,” ujarnya.

Sudewo juga menanggapi keberadaan pendukung yang ikut mengawal jalannya pemeriksaan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk simpati masyarakat.

“Itu karena rasa simpatik kepada kami. Mereka ingin melihat dan menyaksikan secara langsung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintahannya selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat.

“Kami terbuka untuk siapa pun. Sudah ada audiensi dengan peternak ayam petelur, petani tembakau, dan lainnya. Semua bisa terbuka,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita