Pati – Bupati Pati H. Sudewo, S.T., M.T., melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan Jalan W.R. Supratman di Juwana, Kabupaten Pati. Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Camat Juwana, serta para kepala desa se-Kecamatan Juwana, kunjungan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Pati dalam merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga.
Dalam keterangannya, Bupati Sudewo menyoroti kondisi jalan sebelum diperbaiki yang dinilai sangat memprihatinkan.

“Saya sedang meninjau Jalan W.R. Supratman Kota Juwana, kondisi semula rusak berat, hancur, banyak gelombang di sana-sini. Debu mengganggu lingkungan,” ujarnya.
Atas dasar kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten menetapkan proyek ini sebagai salah satu prioritas utama. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dinilai penting tidak hanya untuk kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga dalam rangka mempercantik wajah Kota Juwana agar tampak lebih tertib, bersih, dan layak sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Jalan W.R. Supratman kini tengah dibangun menggunakan aspal hotmix berkualitas tinggi dengan sistem pengerjaan dua lapis. Panjang jalan yang diperbaiki mencapai kurang lebih 806 meter, dengan lebar bervariasi antara 7 hingga 9 meter.
“Sekarang ini saya tangani dengan aspal hotmix kualitas tinggi dua lapis. Panjang kurang lebih 800-an meter, lebar antara 7 meter hingga 9 meter. Berubah Kota Juwana menjadi betul-betul kota,” imbuhnya.
Bupati juga berharap, pembangunan ini akan memberi dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Juwana, yang selama ini terkendala akibat kondisi jalan yang rusak.
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, Sudewo optimis Juwana dapat berkembang menjadi kawasan yang lebih representatif—mendukung sektor perdagangan, pariwisata, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warganya.
Proyek ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Pati dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat.














