PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri kegiatan Sosialisasi Mikroba PA 63 WD 05/Pati yang digelar di Ruang Pragolo, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh Komandan Kodim 0718/Pati sebagai upaya memperkenalkan inovasi teknologi mikroba yang mampu mendukung pengolahan limbah sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa sosialisasi ini menyasar berbagai pihak yang berpotensi menghasilkan limbah, seperti perusahaan, serta kelompok-kelompok tani di Kabupaten Pati.

“Kali ini kami melakukan sosialisasi penggunaan mikroba PA 63 yang diinisiasi oleh Bapak Komandan Kodim. Kami sosialisasikan kepada para perusahaan yang berpotensi menimbulkan pencemaran limbah, juga kepada kelompok-kelompok tani, baik padi, tebu, ketela, dan lainnya, karena mikroba PA 63 ini bisa digunakan untuk semua sektor,” terang Sudewo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penggunaan mikroba PA 63 dapat meningkatkan efisiensi produksi pertanian, khususnya dalam hal masa tanam.
“Dengan mikroba PA 63 ini, proses produksi menjadi lebih efisien. Masa tanam padi yang biasanya memakan waktu 120 hari, bisa dipangkas menjadi sekitar 85 hari saja,” ungkapnya.
Selain di bidang pertanian, Sudewo menegaskan bahwa mikroba PA 63 juga memberikan manfaat besar bagi sektor perikanan, peternakan, hingga pengendalian pencemaran lingkungan.
“Jadi, mikroba ini besar sekali manfaatnya. Kami akan terus sosialisasikan dan perhatikan implementasinya ke depan,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan optimisme bahwa inovasi mikroba PA 63 akan menjadi solusi strategis bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati.
“InsyaAllah, ini sangat berguna bagi para petani, nelayan, peternak, maupun dalam mengatasi persoalan limbah di Kabupaten Pati,” pungkasnya.














