Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

badge-check


					Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Perbesar

PATI, umbara.coid – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Mimpi Ardhi Arya, SH., MM., menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Forum Wartawan Pati di Ruang Kembangjoyo Setda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema Gerakan Indonesia Asri.

FGD tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ragil Wahyudi, serta anggota DPRD Pati Komisi C, Karmijan dan Ulin Nuha. Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus utama pada persoalan pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di daerah.

Dalam pemaparannya, Ragil Wahyudi menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat rumah tangga. Ia menyebut langkah paling mendasar yang harus dilakukan masyarakat adalah melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Pemilahan sampah menjadi tiga kategori, yaitu organik, anorganik, dan spesifik, merupakan langkah awal yang sangat penting. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi,” jelas Ragil.

Ia menambahkan, jika sistem tersebut diterapkan secara konsisten, maka volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan secara signifikan.

“Kalau pengelolaan ini berjalan optimal, hanya sekitar 20 persen sampah yang benar-benar berakhir di TPA,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota DPRD Pati Komisi C, Karmijan, mendorong adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia menilai media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik.

“Peran media sangat penting untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Tanpa dukungan semua pihak, upaya ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.

Melalui FGD ini, Diskominfo Pati berharap para insan pers dapat berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan asri, sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia Asri.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial