Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

DPRD Pati Bahas Jawaban Fraksi atas Raperda Kepariwisataan dan Pelaku Usaha Perikanan

badge-check


					DPRD Pati Bahas Jawaban Fraksi atas Raperda Kepariwisataan dan Pelaku Usaha Perikanan Perbesar

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi terhadap pendapat Bupati Pati atas dua rancangan peraturan daerah (raperda) prakarsa DPRD.

Dua raperda tersebut yakni perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, serta raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo. Turut hadir seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Pati, serta Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso.

Jawaban fraksi atas pendapat Bupati disampaikan secara kolektif oleh Kastomo, anggota DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Kami dari Fraksi PKB menilai bahwa perubahan perda tentang kepariwisataan sangat dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan kondisi kekinian, termasuk perkembangan digital dan kebutuhan promosi pariwisata lokal,” ujar Kastomo saat menyampaikan pandangan fraksinya.

Ia juga menambahkan, sektor perikanan dan pergaraman harus mendapat perhatian serius karena menyangkut kehidupan masyarakat pesisir. “Kami berharap raperda ini mampu menjamin perlindungan hukum serta mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan petani garam di Pati,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah agar pembentukan perda ini tepat sasaran dan membawa dampak positif.

“Raperda ini bukan hanya sekadar formalitas, tapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat/ Khususnya di sektor pariwisata dan perikanan yang menjadi kekuatan lokal Kabupaten Pati,” kata Bambang Susilo dalam sambutannya.

Dengan adanya pembahasan ini, DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal proses legislasi agar menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita