PATI, umbara.co.id – Keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Anggota Komisi A DPRD Pati, Danu Ikhsan HC dari Fraksi PDIP.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai kebutuhan dasar seperti pengadaan armada, pembangunan pos pemadam, hingga operasional belum dapat dipenuhi secara optimal akibat minimnya alokasi anggaran.

“Permasalahan utamanya ada di anggaran. Semua kebutuhan itu bergantung pada kemampuan anggaran daerah, baik untuk pengadaan mobil maupun pembangunan tempatnya,” ujarnya.
Menurutnya, selain sarana fisik, pemerintah daerah juga perlu memperhitungkan kebutuhan operasional, termasuk penyediaan sumber daya manusia. Dalam satu unit pemadam kebakaran, dibutuhkan minimal sembilan personel untuk menunjang operasional.
“Personel ini juga harus dibagi dalam beberapa shift, sehingga tidak bisa hanya satu tim saja. Sementara saat ini anggaran untuk itu belum tersedia,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera memprioritaskan anggaran untuk sektor layanan dasar tersebut agar penanganan kebakaran dapat berjalan lebih optimal.
(ADV)














