Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

DPRD Pati Dukung Suara Sopir Truk, Minta Pemerintah Tidak Tutup Mata Soal Zero ODOL

badge-check


					DPRD Pati Dukung Suara Sopir Truk, Minta Pemerintah Tidak Tutup Mata Soal Zero ODOL Perbesar

Pati, umbara.co.id – Suara keras para sopir truk di Pati yang menolak kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) akhirnya sampai ke telinga wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, turun langsung menemui para sopir yang menggelar aksi di dua titik Jalan Lingkar Selatan, Kamis (19/6/2025) siang.

Di tengah deretan truk dan spanduk penuh keluhan, Mukit menyatakan dukungannya atas aspirasi para sopir logistik. Ia menilai protes ini bukan sekadar keluhan sepihak, melainkan jeritan rakyat kecil yang merasa ditekan oleh kebijakan pusat.

“Jangan anggap sepele suara sopir truk. Mereka bagian penting dari rantai distribusi pangan. Kalau mereka keberatan, berarti ada yang salah dalam cara kita menerapkan aturan,” tegas Mukit.

Politisi Partai Demokrat itu menilai kebijakan Zero ODOL perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, bukan hanya berdasarkan angka dan rumus di atas meja.

“Kalau aturan ini terlalu memberatkan, tentu perlu ditinjau kembali. Tidak semua daerah punya kondisi yang sama. Pemerintah pusat harus buka mata,” ujarnya.

Mukit bahkan membuka pintu lebar bagi para sopir untuk menyampaikan keluhan secara langsung ke DPRD. Ia berjanji akan mengawal suara mereka hingga ke pusat pengambil kebijakan.

“Saya minta perwakilan sopir datang ke DPRD. Sampaikan semua unek-unek secara resmi. Kami siap bantu perjuangkan ke tingkat pusat,” katanya.

Menurut Mukit, protes yang berlangsung damai ini seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah untuk tidak mengambil kebijakan secara sepihak tanpa mendengar realitas di lapangan.

“Ini bukan semata soal sopir truk. Ini soal logistik nasional, soal harga kebutuhan pokok, soal keberlangsungan ekonomi rakyat kecil,” tandasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita