Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Advertorial

Fraksi Demokrat: RPJMD Harus Jadi Cerminan Aspirasi dan Masa Depan Pati

badge-check


					Fraksi Demokrat: RPJMD Harus Jadi Cerminan Aspirasi dan Masa Depan Pati Perbesar

Pati, umbara.co.id — Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029 tak sekadar dokumen teknis. Bagi Fraksi Demokrat DPRD Pati, RPJMD adalah muara seluruh kebijakan pembangunan yang akan menyentuh langsung kehidupan masyarakat selama lima tahun ke depan.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati, Ketua Fraksi Demokrat H. Joni Kurnianto, ST., MMT., menyampaikan pandangan fraksinya terhadap Raperda RPJMD. Dengan suara tegas, ia mengingatkan pentingnya keterbukaan dan pelibatan publik dalam proses penyusunan RPJMD.

“RPJMD bukan hanya milik pemerintah daerah, tapi milik seluruh rakyat Pati. Karena itu, penyusunannya harus transparan, akuntabel, dan partisipatif. Setiap tahapannya harus terbuka untuk masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujar Joni di hadapan peserta rapat.

Ia menekankan bahwa RPJMD merupakan acuan utama dalam penyusunan Renstra dan Renja Perangkat Daerah, serta menjadi dasar penyusunan RKPD setiap tahunnya. Oleh karena itu, dokumen ini harus dirumuskan secara matang, menyeluruh, dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Fraksi Demokrat pun mendorong agar pembahasan Raperda RPJMD tidak berhenti pada level permukaan. “Kami mengusulkan agar pembahasan dilakukan secara lebih komprehensif di tingkat Panitia Khusus (Pansus), agar substansi dan prioritas program bisa diperdalam,” tandasnya.

Selain menyoroti proses penyusunan, Fraksi Demokrat juga mengajukan sejumlah pertanyaan kritis kepada eksekutif. Antara lain:
• Apa strategi konkret dalam membangun sumber daya manusia Pati yang unggul?
• Bagaimana upaya pemerintah dalam mendorong produktivitas lapangan usaha, khususnya sektor riil dan UMKM?
• Apa langkah nyata yang disiapkan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan ekologi masyarakat?

“Ketiga hal tersebut sangat menentukan arah pembangunan Pati, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Jangan sampai RPJMD menjadi sekadar dokumen administratif, tapi harus hidup dan berdampak nyata,” tegas Joni.

Mengakhiri pandangan umum, Fraksi Demokrat berharap seluruh proses penyusunan dan pembahasan RPJMD dijalankan dengan semangat demokrasi, keterbukaan, dan kejujuran.

“Jika dalam penyampaian ini terdapat hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Yang pasti, komitmen kami adalah membangun Pati yang lebih baik melalui rencana pembangunan yang berpihak pada rakyat,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita