PATI – Suasana ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Senin (14/7/2025) tampak dinamis. Para wakil rakyat berkumpul untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD (RAPBD) Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menjadi kelanjutan dari agenda sebelumnya, yakni penyampaian nota keuangan oleh pemerintah daerah. Dalam forum itu, seluruh fraksi menyampaikan sikap dan masukannya, yang dibacakan secara kolektif oleh Suharmanto dari Fraksi Partai Demokrat.

“Secara umum, semua fraksi sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan RAPBD Perubahan 2025 ke tahap berikutnya,” ujar Ali usai rapat.
Sejumlah catatan penting juga mengemuka dalam pandangan fraksi. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah persoalan infrastruktur. Jalan-jalan rusak di sejumlah wilayah Pati diharapkan bisa segera diperbaiki.
“Tadi disampaikan, kondisi jalan yang rusak parah harus segera mendapatkan perhatian. Ini menyangkut akses dan keselamatan masyarakat,” ungkap Ali.
Tak hanya infrastruktur, fraksi-fraksi juga menyoroti sektor pendidikan dan kesehatan. Menurut mereka, dua bidang ini membutuhkan peningkatan serius, baik dari sisi kualitas maupun pelayanan.
“Di bidang pendidikan, kualitas harus ditingkatkan. Dan di sektor kesehatan, pelayanan kepada masyarakat perlu terus diperbaiki. Ini menjadi komitmen bersama,” tegas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu.
Selanjutnya, dokumen RAPBD Perubahan 2025 akan memasuki tahap pembahasan teknis bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin oleh Plt. Sekda Pati.
“Proses ini penting untuk memastikan anggaran benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran,” tutup Ali.














