PATI, umbara.co.id – Rencana DPRD Kabupaten Pati menjadikan GOR Pesantenan sebagai sekretariat bagi pengurus cabang olahraga (Cabor) mulai menuai sorotan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah nasib para pedagang yang selama ini membuka usaha di area sekitar GOR.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, memastikan tidak ada penggusuran sepihak. Menurutnya, skema penataan sudah dirancang dengan matang, termasuk lokasi relokasi untuk para pedagang.

“Bukan berarti mereka kita geser begitu saja. Dalam gambar tata letak yang disampaikan Pak Bupati, sudah disiapkan area khusus untuk kios-kios. Jadi para pedagang tetap bisa berjualan, hanya dipindahkan ke area yang sudah disediakan, letaknya pun tidak jauh, masih di samping GOR,” terang Bandang.
Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menata fungsi GOR agar lebih optimal, sekaligus tetap memperhatikan keberlangsungan ekonomi pedagang yang sudah lama beraktivitas di sana.
“Jadi, kios untuk para pedagang tetap ada, dibangunkan oleh Pak Bupati. Sementara untuk teman-teman dari Cabor, GOR bisa digunakan sebagai sekretariat agar lebih terfokus dan representatif,” tegasnya.
Dengan pendekatan penataan yang mengakomodasi semua pihak, DPRD berharap tidak ada gesekan dan semua elemen masyarakat dapat menerima keputusan ini secara bijak demi kemajuan olahraga di Kabupaten Pati.
(ADV)













