Pati – Sebuah video yang memperlihatkan temuan tak biasa di selokan Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak warga menemukan sejumlah uang kertas dalam berbagai pecahan yang terbungkus plastik, berserakan di sepanjang aliran selokan.
Uang-uang tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Rabu pagi, 3 Juli 2025, saat mereka sedang membersihkan sampah. Awalnya, uang yang terlihat mengambang dan tersangkut di antara tumpukan sampah itu dikira mainan oleh warga. Namun setelah diperiksa, uang tersebut ternyata asli.

“Awalnya saya kira mainan, tapi setelah saya buka, ternyata uang asli. Akhirnya saya panggil anak-anak dan warga lain untuk mengambil uang yang masih terlihat. Beberapa sempat terbawa arus, tapi banyak juga yang berhasil diambil,” ujar Romdloni, warga sekaligus saksi mata dalam kejadian tersebut.

Menurut Romdloni, uang yang ditemukan terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 hingga Rp20.000. Jumlah totalnya diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah.
“Yang saya dapat sekitar lima ratusan ribu lebih sedikit. Tapi ada yang dapat sampai Rp80.000. Uangnya kemudian dijemur dan dibagikan ke anak-anak sekitar,” tambahnya.
Perangkat Desa Prawoto, Wagimin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, hingga kini belum ada laporan kehilangan uang dari warga sekitar. Dugaan sementara, uang itu berasal dari seseorang yang telah meninggal dunia dan tanpa sepengetahuan keluarganya, uang tersebut mungkin terbuang saat pembersihan rumah.
“Perkiraan sementara, uang itu milik orang tua atau nenek-nenek yang mungkin menyimpannya lama di rumah. Setelah orangnya meninggal, keluarganya tidak tahu dan saat beres-beres rumah, uang itu ikut terbawa dan akhirnya tercecer ke selokan,” terang Wagimin.
Temuan ini merupakan yang pertama kali terjadi di desa tersebut. Meski sempat menimbulkan keramaian, warga tak mempermasalahkan temuan uang itu dan memilih membagikannya ke anak-anak lingkungan sekitar untuk jajan.
Sementara itu, pemerintah desa mengimbau jika ada pihak yang merasa kehilangan uang, agar segera melapor ke perangkat desa untuk ditindaklanjuti secara bijak.














