Pati, umbara.co.id – Masyarakat Pati kini tak perlu lagi menyimpan keresahan sendiri. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menegaskan bahwa pintu wakil rakyat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin menyuarakan aspirasi, kritik, maupun keluhan.
Dalam pernyataan terbarunya, Jumat (16/5), Joni mengajak warga untuk lebih aktif menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Bagi Joni, suara masyarakat adalah fondasi penting dalam membangun daerah yang adil dan merata.

“Kami selalu menerima aspirasi dari masyarakat baik secara langsung ataupun tidak langsung,” kata Joni.
Politikus dari Fraksi Partai Demokrat ini juga menegaskan, Komisi C DPRD Pati tidak hanya duduk di ruang sidang. Mereka aktif memantau dan membuka diri terhadap laporan masyarakat, terutama terkait masalah-masalah krusial seperti tambang ilegal, kerusakan infrastruktur, atau dampak pembangunan terhadap lingkungan.
“Jadi silakan saja, tidak usah takut bagi masyarakat yang punya keresahan dan punya aspirasi untuk kami serap,” lanjutnya.
Komisi C yang dipimpinnya, lanjut Joni, memiliki tanggung jawab dalam bidang pembangunan dan infrastruktur. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dengan masyarakat menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan legislatif.
Tak hanya itu, Joni juga menyampaikan kesiapan DPRD untuk menampung langsung keluhan warga lewat forum audiensi. Ia menyebut, dialog terbuka antara rakyat dan wakil rakyat adalah jembatan menuju solusi yang nyata.
“Jika ada isu yang berada dalam pengawasan kita di Komisi C maka kami siap bantu. Jika diperlukan audiensi akan kami terima dengan senang hati,” tegasnya.
Lewat pendekatan yang lebih terbuka dan komunikatif, DPRD Pati berharap bisa menjadi wadah yang benar-benar mewakili suara masyarakat. Karena menurut Joni, demokrasi bukan hanya soal memilih wakil, tetapi juga soal keberanian untuk bersuara dan didengar.
(ADV)














