Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

Kapolri Serahkan Bansos dan Tinjau Gerakan Pangan Murah di Semarang

badge-check


					Kapolri Serahkan Bansos dan Tinjau Gerakan Pangan Murah di Semarang Perbesar

Semarang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan 50 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat saat meninjau Operasional SPPG Polri di Pabelan, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/9/2025). Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat.

Adapun paket sembako yang disalurkan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, kecap manis, mie instan, teh, kopi, tepung, serta sarden.

Selain membagikan bansos, Kapolri juga meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polda Jawa Tengah di lokasi yang sama. Pada kegiatan tersebut, Polri menyalurkan 20 ribu ton beras SPHP hasil kerja sama dengan Bulog.

“Hari ini kita baru saja meninjau pelaksanaan kegiatan Polri dalam mendukung program Gerakan Pangan Murah. Sampai dengan hari ini, Polda Jawa Tengah telah membantu menyalurkan kurang lebih 20 ribu ton beras SPHP yang dipersiapkan oleh Bulog,” ujar Kapolri.

Kapolri mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Warga merasa senang karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Alhamdulillah, masyarakat yang saya tanya senang karena harganya lebih murah dibandingkan di pasar,” ucapnya.

Secara nasional, Polri telah menyalurkan 72.567 ton beras di 54.454 lokasi. Jumlah itu setara dengan 27 persen dari total beras SPHP yang dipersiapkan.

“Tentunya kita berharap ini bisa bermanfaat untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras, sehingga harganya tetap stabil, baik medium maupun premium,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, berdasarkan laporan Kapolda Jawa Tengah, saat ini hampir seluruh wilayah di provinsi tersebut sudah menyalurkan beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), baik untuk beras premium di pasar tradisional maupun retail, maupun untuk beras medium.

“Ini menjadi tugas bersama untuk menjaga stabilitas harga pangan agar betul-betul bisa terjangkau oleh masyarakat,” pungkas Kapolri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita