Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Konvergensi Lintas Sektor untuk Tuntaskan Kemiskinan Jawa Tengah

badge-check


					Konvergensi Lintas Sektor untuk Tuntaskan Kemiskinan Jawa Tengah Perbesar

Pati — Pendopo Kabupaten Pati kembali menjadi tuan rumah kegiatan strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kali ini, kegiatan digelar dalam rangka Launching Kegiatan Konvergensi Penanganan Kemiskinan Lintas Sektor untuk wilayah Eks Karisidenan Pati, Senin 4 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, serta melibatkan berbagai unsur penting seperti BABINSA, BABINKAMTIBMAS, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Petugas PLKB, PPL, para kepala desa, bupati dan wakil bupati se-Eks Karisidenan Pati, Komandan Kodim (Dandim), Kapolresta, serta perwakilan dari Kasdam dan Wakapolda.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem.

“Indikator kemiskinan kita jadikan sebagai landasan kerja tim yang solid, menjadi super team, bukan lagi kerja individu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dari sisi PKH akan dilakukan optimalisasi fungsi pendampingan dan penyaluran bantuan sosial. Untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemerintah mendorong pembangunan rumah layak huni secara merata.

Sektor kesehatan turut diperkuat melalui skema jaminan dan pendampingan, sementara di bidang pendidikan, data dan layanan akan diintegrasikan melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan instansi terkait, demi memastikan keluarga miskin mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Dalam mendukung pengawasan di lapangan, Gubernur menekankan peran strategis aparat keamanan.

“BABINSA dan BABINKAMTIBMAS akan menjalankan fungsi pengawasan, pengecekan, serta evaluasi terhadap program di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Ahmad Luthfi.

Kedua unsur tersebut selama ini telah aktif melalui program door-to-door system, sambang masyarakat, serta komunikasi sosial yang menjadikan mereka bagian dari masyarakat. Oleh karena itu, mereka juga diberikan tugas tambahan untuk melakukan final check terhadap data kemiskinan dan membangun basis data yang akurat di wilayah masing-masing.

“Data dari desa akan ditarik ke tingkat kecamatan, lalu kabupaten/kota, dan akhirnya ke provinsi. Semua proses ini dikendalikan melalui sistem aplikasi terintegrasi milik Dinas Kominfo Jawa Tengah,” lanjutnya.

Melalui sistem tersebut, seluruh proses pendataan dan evaluasi dapat dilakukan secara menyeluruh dan berjenjang di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Evaluasi dilaksanakan setiap triwulan, dengan capaian yang signifikan.

“Data terakhir menunjukkan angka kemiskinan di Jawa Tengah telah menurun dari 9,58% menjadi 9,48%. Penurunan 0,10% ini setara dengan lebih dari dua juta jiwa yang berhasil dientaskan dari kemiskinan,” jelas Ahmad Luthfi.

Gubernur menutup sambutannya dengan menekankan bahwa upaya ini hanya akan berhasil jika dilakukan secara terstruktur, terprogram, dan tepat sasaran.

“Tanpa kerja sama lintas sektor, mustahil kita bisa bangkit. Kerja parsial hanya akan menghasilkan dampak yang minim. Tapi jika kita bersatu, hasilnya akan nyata dan berdampak besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita