PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, angkat suara soal minimnya bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dialokasikan untuk tahun 2025. Ia menyebut, dari informasi yang diperoleh, hanya 20 rumah yang masuk daftar penerima bantuan.
“RTLH untuk 2025 ini, tadi kami tanyakan ke Disperkim, ternyata baru 20 rumah saja. Ya, kita maklum, mungkin karena masa efisiensi. Tapi tetap, jumlah itu sangat minim,” ungkap Joni saat ditemui usai rapat kerja, Selasa (11/6/2025).

Politisi Partai Demokrat itu menilai, jumlah penerima bantuan seharusnya bisa ditambah, apalagi mengingat banyak warga Pati yang rumahnya rusak akibat bencana, seperti angin puting beliung yang melanda beberapa waktu lalu.
“Kondisinya sekarang ini kan banyak rumah warga yang rusak karena bencana. Kami berharap benar-benar ada penambahan kuota bantuan RTLH ke depan,” imbuhnya.
Joni juga menaruh harapan besar pada sinergi antara wakil rakyat di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat. Ia berharap perwakilan dari Pati di jenjang lebih tinggi bisa ikut mendorong penambahan anggaran RTLH.
“Kita ini punya anggota dewan dari provinsi sampai pusat yang asalnya dari Pati. Semoga mereka bisa bantu menambah anggaran untuk program RTLH ini,” tegas Joni.
Dengan meningkatnya dukungan lintas level pemerintahan, Joni yakin program RTLH akan menjangkau lebih banyak warga dan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat yang masih tinggal di rumah tak layak.
(ADV)














