Pati, umbara.co.id — Pagi itu, suasana Balai Desa Pohgading tak seperti biasanya. Ruangan yang biasa digunakan untuk rapat warga kini berubah fungsi. Meja-meja digeser, tirai-tirai putih digantung membentuk sekat-sekat. Di satu sisi, antrian mengular. Di sisi lain, suara panggilan nama menggema, satu per satu warga dipersilakan masuk ke bilik pemeriksaan.
Inilah wajah dari Program Speling Spesialis Keliling gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang kini menjangkau desa-desa pelosok, termasuk Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. Dalam kegiatan ini, warga mendapatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis secara gratis, tanpa harus pergi jauh ke kota.

Anggota DPRD Kabupaten Pati Komisi D, Dra. Hj. Suhartini, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan komitmennya mendukung penuh program ini. Menurutnya, kesehatan adalah hak dasar masyarakat, dan menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan akses terhadap layanan tersebut merata.
“Kami dari DPRD tentu tidak ingin ada ketimpangan layanan kesehatan antara warga kota dan desa. Speling menjawab kebutuhan itu,” ujar Suhartini, yang juga pemilik RS Mitra Bangsa, salah satu rumah sakit yang digandeng dalam program ini.
Suhartini menjelaskan, deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan dokter spesialis sangat penting, terutama untuk penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya, yang kerap tak disadari masyarakat pedesaan.
“Kadang orang desa merasa dirinya sehat, padahal kadar gula atau tekanan darahnya sudah tinggi. Nah, program seperti ini membuka mata masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatannya,” jelasnya.
Tak hanya itu, Program Speling juga memberikan kesempatan bagi warga untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis paru, obgyn, penyakit dalam, hingga kejiwaan jenis layanan yang selama ini sulit diakses karena berbagai keterbatasan.
“Melalui pemeriksaan ini, masyarakat tidak hanya mendapat pengobatan, tapi juga edukasi. Itu yang kami harapkan,” imbuh Suhartini.
Dukungan penuh juga datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Sekretaris Dinkes, dr. Joko Leksono Widodo, menyebut Desa Pohgading merupakan titik ketujuh dari total 57 titik pelaksanaan Speling di Pati. Program ini digelar setiap pekan dan akan berlangsung hingga Agustus 2026.
“Di Desa Pohgading ini saja, ada lebih dari 170 pasien yang mendaftar. Ini menunjukkan betapa besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis,” kata Joko.
Bersama RS Mitra Bangsa, Dinkes menghadirkan layanan medis komprehensif di lokasi. Mulai dari pengecekan kolesterol, gula darah, hingga layanan konsultasi dan pemberian obat. Semua disiapkan secara sistematis dan humanis.
Bagi warga, kehadiran Program Speling lebih dari sekadar pengobatan. Ini adalah bukti bahwa negara hadir melalui pemerintah daerah, DPRD, dan tenaga kesehatan menyentuh langsung kebutuhan dasar mereka.
“Biasanya saya harus ke Pati dulu kalau mau ke spesialis. Sekarang bisa di sini. Gratis pula. Alhamdulillah,” kata Sri, warga setempat, sembari menggenggam map berisi hasil pemeriksaan.
Hari itu, Balai Desa Pohgading bukan hanya tempat pelayanan kesehatan. Ia menjadi saksi gotong royong antarlembaga demi satu tujuan: warga desa yang sehat dan berdaya.
(ADV)














