Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif

badge-check


					Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di sudut kantor Bank BKK Cabang Tambakromo, tampak suasana yang sedikit berbeda dari biasanya. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B hadir dalam kunjungan kerja. Di antara mereka, Muslikan, Ketua Komisi B, tampil cukup vokal.

Bukan tanpa alasan. Dalam kunjungannya, Muslikan menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan besar: agar BKK di seluruh Kabupaten Pati berbenah dalam manajemen. Yang utama, kata dia, adalah soal transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Kami ingin sistem manajemennya lebih baik lagi, lebih transparan dalam segala hal,” ucap Muslikan, tegas namun tetap santun.

Sebagai wakil rakyat, Muslikan menyadari betul peran penting lembaga keuangan seperti BKK di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun ia juga melihat celah—terutama dalam hal komunikasi antara BKK dan para nasabah, yang tak jarang menimbulkan salah paham.

Ia mencontohkan bagaimana informasi terkait kredit kadang tidak disampaikan secara utuh. Hal itu, lanjutnya, bisa berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan milik daerah tersebut.

“Komunikasi dengan nasabah, terutama terkait kredit, harus benar-benar sesuai dengan aturan. Jangan sampai ada informasi yang tidak lengkap atau disalahpahami,” tutur politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Baginya, membangun pola komunikasi yang sehat bukan sekadar rutinitas layanan, tetapi fondasi utama kepercayaan. Dalam pandangannya, kepercayaan itu yang akan membuka pintu-pintu baru: calon nasabah yang tertarik, usaha mikro yang tumbuh, hingga roda perekonomian desa yang bergerak lebih dinamis.

“Jika komunikasi dengan nasabah baik, tak hanya masalah bisa dihindari, tapi kepercayaan baru juga akan datang. Itulah harapan kami terhadap BKK ke depan,” tandasnya.

Kunjungan itu pun berakhir dengan harapan yang menguat. Di sela-sela aktivitas kantor, kata-kata Muslikan menggema—seolah jadi pengingat bahwa kepercayaan tidak dibangun dalam sehari, tapi bisa hilang dalam sekejap jika komunikasi tak dijaga.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita