Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

badge-check


					Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan sektor pertanian. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara simbolis menyerahkan Buku Tabungan Bantuan Stimulan Puso Tahap II kepada petani terdampak gagal panen, Selasa (21/4/2026), di Pendopo Kabupaten Pati.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, mulai dari Kepala Dinas Pertanian, Kalakhar BPBD Pati, para kepala desa, hingga kelompok tani penerima bantuan yang berasal dari sejumlah wilayah terdampak.

Program bantuan puso ini merupakan dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana bagi petani yang mengalami gagal panen akibat bencana banjir yang melanda pada periode Januari hingga Maret 2023. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulan dalam mempercepat pemulihan produksi pertanian.

Dalam sambutannya, Risma menyampaikan bahwa realisasi bantuan tahap kedua ini telah menjangkau ribuan petani dengan nilai yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi sejumlah Rp15 miliar, bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 6.700 petani yang ada di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan kepada petani di empat kecamatan, yakni Kecamatan Pati, Sukolilo, Jakenan, dan Kayen. Masing-masing petani menerima bantuan sebesar Rp8 juta per hektare lahan terdampak.

Menurutnya, proses pendataan penerima bantuan kini telah tertata dengan baik, sehingga penyaluran dapat dilakukan secara tepat sasaran. Selain itu, perhatian pemerintah pusat terhadap ketahanan pangan nasional juga semakin kuat.

“Alhamdulillah sudah clear, dan insyaallah untuk ketahanan pangan ini Bapak Presiden sangat konsen sekali. Bahkan kami para kepala daerah juga sudah dipanggil dalam rakornas di Kementerian Pertanian untuk membahas langkah antisipasi menghadapi musim kemarau,” pungkasnya.

Melalui bantuan ini, diharapkan para petani di Kabupaten Pati dapat segera bangkit dan kembali mengoptimalkan produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial