Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

badge-check


					Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Perbesar

JAKARTA, umbara.co.id — Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengusulkan 379 titik pompanisasi serta tambahan pembangunan dan perbaikan irigasi teknis dan tersier dalam Rapat Koordinasi Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas ancaman kekeringan yang berpotensi berdampak luas terhadap sektor pertanian di Kabupaten Pati. Selain itu, usulan ini juga merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam memperkuat ketersediaan air menghadapi musim kemarau.

Dalam forum yang dipimpin Menteri dan Wakil Menteri Pertanian itu, seluruh kepala daerah didorong untuk proaktif mengajukan kebutuhan sarana dan prasarana pengairan guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

“Kekeringan di Kabupaten Pati memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi petani kita. Kami tadi mengusulkan 379 titik pompanisasi. Selain itu, kami juga menambah usulan untuk perbaikan maupun pembangunan irigasi teknis dan irigasi tersier agar penyaluran air ke sawah-sawah warga bisa lebih optimal,” ujar Risma.

Ia menambahkan, usulan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka pendek dan menengah Pemerintah Kabupaten Pati dalam menjaga distribusi air agar tetap stabil, khususnya saat musim kemarau.

Plt. Bupati Pati yang hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pati juga menjelaskan bahwa rencana pembangunan bendungan masih dalam tahap penyusunan teknis.

“Untuk bendungan memang belum kami usulkan tahun ini karena masih dalam tahap teknis. Insyaallah akan kami siapkan untuk pengusulan di tahun depan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pati berharap penguatan infrastruktur pengairan tersebut mampu menjaga stabilitas produktivitas pertanian sekaligus meminimalisasi dampak kekeringan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim yang kian meningkat.

“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan petani tetap bisa berproduksi secara optimal. Ketersediaan air adalah kunci, dan itu yang sedang kami perjuangkan,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial