PATI, umbara.co.id – Komisi C DPRD Kabupaten Pati menyebut mayoritas kegiatan pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program murni APBD 2026 telah mendekati penyelesaian.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, usai rapat koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Rabu (7/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala DPUTR Pati, Sekretaris Dinas, serta para kepala bidang. Sejumlah materi dibahas, mulai dari evaluasi kegiatan murni 2026, program infrastruktur dalam APBD Perubahan 2026, hingga rencana kegiatan tahun 2027.
Joni mengatakan, dari pemaparan DPUTR, pelaksanaan kegiatan murni 2026 secara umum sudah berada pada tahap akhir.
“Kalau kegiatan murni 2026 secara keseluruhan sudah hampir 100 persen. Tinggal beberapa pekerjaan yang masih dalam proses konsolidasi,” ujar Joni.
Menurutnya, pekerjaan yang belum sepenuhnya selesai bukan berarti tidak berjalan, melainkan masih membutuhkan penyelesaian administrasi maupun penggabungan paket pekerjaan.
“Masih ada sekitar 15 persen yang belum selesai karena konsolidasi. Ada beberapa paket yang digabung supaya pelaksanaannya lebih efektif,” jelasnya.
Joni mencontohkan, sejumlah paket pekerjaan dapat dikonsolidasikan menjadi satu paket sehingga pelaksanaan dan pengawasannya lebih terukur.
“Misalnya empat paket menjadi satu paket. Targetnya akhir tahun sudah selesai,” katanya.
Komisi C, lanjut Joni, akan terus memantau penyelesaian pekerjaan tersebut, terlebih memasuki penghujung tahun anggaran.
Ia menegaskan, percepatan tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, Komisi C juga menyoroti pentingnya percepatan proyek infrastruktur yang telah memasuki tahap kontrak. Berdasarkan pembahasan sebelumnya, terdapat proyek jalan sekitar Rp102 miliar yang telah dikontrak, sedangkan sekitar Rp26 miliar masih dalam proses lelang.
“Target selesai penting, tetapi kualitas dan proses pelaksanaannya juga harus dijaga,” pungkasnya.
(ADV)














