Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

badge-check


					Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Perbesar

PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan bibit durian kepada warga Desa Ngetuk, Kecamatan Gunungwungkal, Jumat (2/1/2026). Penyerahan bibit durian jenis Musangking dan Blackthorn tersebut dipusatkan di Balai Desa Ngetuk sebagai upaya mendorong penguatan sektor pertanian dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Sudewo menyampaikan bahwa bantuan bibit durian tidak hanya disalurkan untuk Desa Ngetuk, tetapi juga mencakup Desa Perdopo dan Desa Sidomulyo. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyerahkan bantuan bibit durian Musangking dan Blackthorn kepada warga Desa Ngetuk, Perdopo, dan Sidomulyo. Untuk Desa Ngetuk sebanyak 1.331 bibit, Desa Perdopo 2.500 bibit dari PT Jasa Marga, dan Desa Sidomulyo 2.000 bibit dari PT Pertamina,” ujar Sudewo.

Ia menjelaskan, khusus untuk Desa Ngetuk, bantuan bibit durian tersebut berasal dari PT Hutama Karya. Selain itu, Sudewo menuturkan masih terbuka peluang adanya tambahan bantuan dari BUMN lain yang berkantor di Jakarta untuk memperluas pengembangan tanaman durian di wilayah Kecamatan Gunungwungkal.

“Insyaallah nanti akan ada tambahan-tambahan lagi dari kawan-kawan BUMN yang ada di Jakarta. Pesan saya, tolong bibit ini dirawat dan dipelihara sebaik-baiknya supaya paling tidak tiga sampai empat tahun sudah berbuah,” tegasnya.

Sudewo berharap, pengembangan durian unggulan ini dapat menjadikan Kecamatan Gunungwungkal sebagai sentra durian berkualitas di Kabupaten Pati. Ia optimistis, apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan, program ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat potensi sektor pertanian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita