Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

Suasana Hangat Penuhi Pendopo Loji Gandrung: SEKOCI Ajak Ibu Sehat, Balita Bahagia

badge-check


					Suasana Hangat Penuhi Pendopo Loji Gandrung: SEKOCI Ajak Ibu Sehat, Balita Bahagia Perbesar

Surakarta — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Pendopo Loji Gandrung Surakarta pada Sabtu pagi 18 Oktober 2025. Puluhan ibu hamil dan ibu dengan balita tampak antusias mengikuti kegiatan Sekolah Komplementer Cinta Ibu (SEKOCI), sebuah program inovatif yang memadukan edukasi kesehatan, praktik relaksasi, serta dukungan sosial bagi para ibu.

Program ini terselenggara atas kolaborasi antara PT Paragon Technology and Innovation dan komunitas Sekolah Komplementer Cinta Ibu (SEKOCI), bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta, Dinas Kesehatan Kota Surakarta, serta Universitas Sebelas Maret (UNS). Dengan mengusung tema besar “Ibu Sehat, Balita Bahagia”, kegiatan ini mengajak masyarakat melihat kesehatan ibu dan anak tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga kesejahteraan fisik, mental, dan emosional.

Dalam sambutan pembuka, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., yang mewakili Wakil Wali Kota Surakarta, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

“Program SEKOCI adalah bentuk inovasi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan ibu dan anak. Pemerintah Kota Surakarta sangat mendukung inisiatif seperti ini karena sejalan dengan komitmen kami memperkuat layanan kesehatan primer berbasis keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, inisiator SEKOCI Dr. Rizka Ayu Setyani, SST, MPH, dosen S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FK UNS, menjelaskan bahwa program ini lahir dari semangat kolaborasi lintas sektor, sakademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, dan dunia industri.

“Tujuan kami sederhana: mendampingi ibu agar sehat secara fisik dan mental, serta memastikan balita tumbuh bahagia,” ungkapnya.

Kegiatan SEKOCI dibagi menjadi dua sesi utama: kelas ibu hamil dan kelas ibu dengan balita.
Pada kelas ibu hamil, peserta mengikuti Prenatal Gentle Yoga, dilanjutkan sesi “Tips Menjaga Kesehatan dan Kewarasan Selama Kehamilan” bersama Rizka Adela Fatsena, S.ST., M.Keb, serta materi “Tips Tampil Cantik yang Aman Selama Kehamilan” dari Tim Paragonian.

Sementara itu, di kelas ibu balita, peserta mendapatkan materi Motivasi Parenting, teknik pijat stimulasi tumbuh kembang, serta pemberian makan sesuai usia anak yang dibawakan oleh Iffah Indri Kusmawati, S.SiT, M.Keb dan Noviyati Rahardjo Putri, S.SiT., M.Tr.Keb, dosen Kebidanan FK UNS.

Bagi para peserta, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Seorang ibu hamil mengaku merasa lebih tenang dan siap menghadapi persalinan setelah mengikuti kelas yoga dan relaksasi.

“Saya juga belajar cara menjaga kewarasan selama kehamilan. Rasanya lebih siap menghadapi masa persalinan,” tuturnya dengan senyum lega.

Sementara itu, seorang ibu dengan balita mengungkapkan kebahagiaannya bisa belajar sambil berinteraksi dengan sesama.

“Suasananya hangat dan menyenangkan. Anak saya juga senang ikut kegiatan. Rasanya seperti punya keluarga baru sesama ibu,” ujarnya.

Para relawan Paragonian juga mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari kegiatan ini.

“Kami merasa terinspirasi oleh kekuatan para ibu. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi kecil bisa membawa dampak besar bagi kesehatan dan kebahagiaan keluarga,” ungkap salah satu relawan.

Dukungan kuat datang dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta, yang menilai SEKOCI sebagai langkah strategis dalam membangun budaya sehat sejak dini.

“Program seperti ini memperkuat edukasi promotif dan preventif yang menjadi kunci peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak,” ujar perwakilannya.

Pemerintah Kota Surakarta juga menilai SEKOCI sebagai model pemberdayaan ibu dan keluarga yang inspiratif.

“Kolaborasi dengan Paragon menjadi bukti bahwa sektor swasta dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan kota yang ramah ibu dan anak,” tegasnya.

Melalui gerakan “Paragonian Bergerak”, PT Paragon Technology and Innovation menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Keterlibatan relawan, tenaga pengajar, dan mitra diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, kuat, dan bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita