Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Talud Ambrol di Gunungwungkal Segera Ditangani, Pemkab Pati Geser Alur Sungai

badge-check


					Talud Ambrol di Gunungwungkal Segera Ditangani, Pemkab Pati Geser Alur Sungai Perbesar

PATI, umbara.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati segera bergerak menangani ambrolnya talud di Desa Ngetuk, Kecamatan Gunungwungkal, yang berada di ruas jalan Pakis–Gunungwungkal.

Pada Minggu (24/5), Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bersama jajaran OPD terkait turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan segera dilakukan menyusul kerusakan talud sepanjang sekitar 18 meter dengan tinggi kurang lebih 3 meter.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena berada di jalur penghubung masyarakat. Jika tidak segera ditangani, arus sungai dikhawatirkan terus menggerus badan jalan dan meningkatkan risiko longsor di sekitar lokasi.

Dalam peninjauan itu, Chandra menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati akan segera melakukan penanganan darurat guna mencegah kerusakan semakin meluas.

“Besok kami mulai penanganan sementara dengan menggeser alur sungai menggunakan alat berat supaya arus air tidak terus mengikis jalan,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Pati juga telah menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat area terdampak. Pekan depan, pemasangan bronjong direncanakan dilakukan sebagai penanganan sementara untuk menahan longsor susulan dan menjaga stabilitas tebing di sekitar jalan.

Menurut Chandra, yang paling penting adalah memastikan akses masyarakat tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu akibat kerusakan tersebut.

“Yang terpenting akses masyarakat tetap aman dan kerusakan tidak semakin meluas. Penanganan cepat harus dilakukan agar aktivitas warga tidak terganggu,” tambahnya.

Selain meninjau titik kerusakan, jajaran OPD terkait juga melakukan pemetaan kondisi lapangan untuk menentukan langkah teknis lanjutan dalam penanganan permanen.

Pemerintah Kabupaten Pati memastikan penanganan dilakukan secara bertahap dengan prioritas utama menjaga keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar lokasi terdampak.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial