Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

Berita

Bupati Pati Hadiri Panen Raya Padi Serentak Bersama Presiden RI, Optimis Tingkatkan Produksi Beras

badge-check


					Bupati Pati Hadiri Panen Raya Padi Serentak Bersama Presiden RI, Optimis Tingkatkan Produksi Beras Perbesar

Tayu, Pati – Senin, 7 April 2025 Bupati Pati, H. Sudewo, turut hadir dalam acara Zoom Meeting Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi yang digelar di Lahan Padi Desa Tendas, Kecamatan Tayu, bersama Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, dengan Kabupaten Pati menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah pusat.

“Kami optimis target produksi beras di tahun 2025 akan melampaui capaian tahun sebelumnya,” tegas Sudewo.

Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda Pati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog Pati, Forkopimcam Tayu, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Sudewo menyampaikan potensi besar Kabupaten Pati dalam sektor pertanian, khususnya produksi padi.

“Di tahun 2024, Kabupaten Pati memproduksi sekitar 350 ribu ton beras dan 520 ribu ton gabah. Pada tahun 2025, dari Januari hingga Maret, produksi gabah mencapai 240 ribu ton dengan 137 ribu ton beras. Kami optimis target produksi beras di 2025 akan melampaui angka tahun sebelumnya,” ungkap Sudewo.

Untuk mendukung peningkatan produksi padi, Pemkab Pati akan melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya revitalisasi jaringan irigasi, normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan, serta perbaikan Bendung Kembang Kempis di Desa Bungasrejo.

“Kami berkomitmen meningkatkan kapasitas irigasi agar petani mendapatkan akses air yang cukup untuk lahan pertanian mereka,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan arahan Presiden RI tentang pentingnya dukungan total kepada petani, termasuk penyediaan burung hantu untuk pengendalian hama tikus serta alat pertanian modern.

“Kami siap memenuhi kebutuhan petani, baik dari pemerintah kabupaten maupun pusat, demi mencapai target produksi yang lebih tinggi,” tambah Sudewo.

Dengan surplus beras mencapai 200 ribu ton per tahun, Kabupaten Pati disebut sebagai salah satu lumbung pangan penting di Jawa Tengah.

“Kami menargetkan kontribusi lebih besar lagi untuk stok pangan nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemimpin Bulog Cabang Pati, Nur Hardiansyah, mengungkapkan bahwa serapan gabah di gudang Bulog Pati untuk wilayah lima kabupaten telah mencapai sekitar 30 ribu ton, setara dengan 15 ribu ton beras.

“Alhamdulillah, dengan dukungan Kodim, Dinas Pertanian, dan Bupati, serapan di Pati berjalan optimal. Saat ini, Pati berada di peringkat 5 se-Jawa Tengah,” jelasnya.

Acara Panen Raya Padi Serentak ini semakin mempertegas peran Kabupaten Pati sebagai penyangga pangan nasional, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

21 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Trending di Advertorial