Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

Berita

RSUD RAA Soewondo Klarifikasi Soal Halangi Wartawan Liput Tes Wawancara Honorer

badge-check

Pati, 11 April 2025 – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo, Pati, menghalangi wartawan yang hendak meliput tes wawancara tenaga honorer pada Kamis (10/4/2025) kemarin. Larangan tersebut memicu pertanyaan, hingga akhirnya pihak rumah sakit memberikan penjelasan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD RAA Soewondo, Ali Muslihin, mengungkapkan bahwa Direktur RSUD, Rini Susilowati, sedang dinas luar daerah dalam beberapa hari terakhir. Hal ini disebut menjadi alasan pihak rumah sakit tidak dapat melayani permintaan wartawan saat itu.

“Direkturnya sedang dinas luar. Ini pun direkturnya masih dinas luar,” kata Ali saat dikonfirmasi pada Jumat (11/4/2025).

Meski demikian, pihak RSUD menyatakan komitmennya terhadap transparansi. Mereka mengaku terbuka terhadap kritik demi peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami komitmen tetap transparan. Kami mitra media. Harapannya, kita saling mendukung program Bupati yang baik. Semua berbenah untuk memperbaiki pelayanan RSUD Soewondo. Kami menerima kritik untuk perbaikan,” ujar Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Hartotok.

Saat ditanya alasan pelarangan wartawan mewawancarai peserta tes, Hartotok menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk menunggu waktu yang tepat, yakni saat konferensi pers.

“Kita sekalian menjelaskan semuanya nanti,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah wartawan melaporkan bahwa mereka dilarang meliput proses tes wawancara tenaga honorer di RSUD RAA Soewondo. Pihak rumah sakit awalnya enggan memberikan keterangan dan hanya berjanji akan memberikan penjelasan dalam konferensi pers pekan depan. Bahkan, seorang karyawan sempat mencegah wartawan mewawancarai peserta tes.

Akhirnya, RSUD RAA Soewondo menggelar konferensi pers pada Kamis siang terkait seleksi honorer menjadi karyawan tetap. Namun, insiden ini tetap memunculkan tanda tanya mengenai transparansi proses rekrutmen di instansi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

21 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Trending di Advertorial