Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Kerusakan Alam Akibat Tambang Ilegal di Sukolilo Jadi Sorotan Komisi A DPRD Pati

badge-check


					Kerusakan Alam Akibat Tambang Ilegal di Sukolilo Jadi Sorotan Komisi A DPRD Pati Perbesar

Pati, umbara.co.id – Aktivitas tambang galian C ilegal di Kecamatan Sukolilo menjadi sorotan DPRD Kabupaten Pati. Narso, Ketua Komisi A DPRD Pati, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera menindaklanjuti persoalan ini guna mencegah kerusakan lingkungan lebih parah.

“Kami berharap kasus penambangan ilegal di Sukolilo menjadi prioritas penanganan,” tegas Narso saat diwawancarai umbara.co.id di Gedung DPRD Pati.

Menanggapi laporan longsor di area tambang, Narso menyatakan akan berkoordinasi dengan Komisi C untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

“Bersama Komisi A, kami akan menggelar inspeksi mendadak ke lokasi guna mengevaluasi dampak penambangan dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Berdasarkan laporan warga, aktivitas tambang ilegal di Sukolilo telah memicu sejumlah masalah lingkungan, termasuk kerusakan alam, kekeringan, polusi, dan bencana longsor. Slamet Riyanto, Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi “Sukolilo Bangkit”, menegaskan bahwa masyarakat setempat tidak merasakan manfaat dari keberadaan tambang tersebut.

“Dampaknya justru merugikan warga. Hanya segelintir oknum yang diuntungkan, sementara kami menanggung kerusakan ekosistem dan ancaman bencana,” tegas Slamet.

Masyarakat mendesak Pemkab Pati segera menutup tambang ilegal tersebut sebelum dampaknya semakin meluas.

DPRD dan masyarakat terus menguat, menuntut langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang merusak lingkungan tersebut.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial