Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu

badge-check


					Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu Perbesar

Pati, umbara.co.id – Keluhan warga terhadap kondisi jalan desa yang rusak makin sering terdengar. Dari jalan berlubang hingga akses yang nyaris tak bisa dilalui, masalah ini menyulitkan aktivitas warga di berbagai pelosok desa di Kabupaten Pati. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, angkat bicara.

Menurut Joni, kerusakan infrastruktur desa harus segera menjadi prioritas, terlebih dengan adanya Bantuan Keuangan (Bankeu) yang dikucurkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Ia menilai dana tersebut harus diarahkan secara optimal untuk perawatan lingkungan, terutama jalan dan fasilitas umum lainnya.

“Kalau Bankeu Desa memang membutuhkan ya perawatan infrastruktur lingkungannya ya,” ujarnya saat ditemui usai rapat koordinasi.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pati, Joni juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam penggunaan dana tersebut. Menurutnya, peran inspektorat sudah berjalan, namun ia berharap pengawasan bisa lebih tajam dan menyasar titik-titik yang memang benar-benar membutuhkan perhatian.

“Untuk pengawasan inspektorat sudah berjalan sedemikian rupa, tinggal semoga saja titik-titiknya tepat, karena di desa-desa banyak jalan yang rusak,” imbuhnya.

Joni menyampaikan bahwa dirinya kerap menerima laporan langsung dari masyarakat soal rusaknya infrastruktur desa. Kondisi ini, kata dia, telah mengganggu aktivitas warga sehari-hari dan tak jarang memicu keluhan di berbagai forum.

“Masyarakat banyak mengeluh akibat infrastruktur desa yang banyak rusak,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret agar dana yang tersedia benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat pedesaan.

“Infrastruktur yang baik adalah kunci kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga desa. Jangan sampai warga terus menanggung akibat dari pembangunan yang tidak merata,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial