Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu

badge-check


					Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu Perbesar

Pati, umbara.co.id – Keluhan warga terhadap kondisi jalan desa yang rusak makin sering terdengar. Dari jalan berlubang hingga akses yang nyaris tak bisa dilalui, masalah ini menyulitkan aktivitas warga di berbagai pelosok desa di Kabupaten Pati. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, angkat bicara.

Menurut Joni, kerusakan infrastruktur desa harus segera menjadi prioritas, terlebih dengan adanya Bantuan Keuangan (Bankeu) yang dikucurkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Ia menilai dana tersebut harus diarahkan secara optimal untuk perawatan lingkungan, terutama jalan dan fasilitas umum lainnya.

“Kalau Bankeu Desa memang membutuhkan ya perawatan infrastruktur lingkungannya ya,” ujarnya saat ditemui usai rapat koordinasi.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pati, Joni juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam penggunaan dana tersebut. Menurutnya, peran inspektorat sudah berjalan, namun ia berharap pengawasan bisa lebih tajam dan menyasar titik-titik yang memang benar-benar membutuhkan perhatian.

“Untuk pengawasan inspektorat sudah berjalan sedemikian rupa, tinggal semoga saja titik-titiknya tepat, karena di desa-desa banyak jalan yang rusak,” imbuhnya.

Joni menyampaikan bahwa dirinya kerap menerima laporan langsung dari masyarakat soal rusaknya infrastruktur desa. Kondisi ini, kata dia, telah mengganggu aktivitas warga sehari-hari dan tak jarang memicu keluhan di berbagai forum.

“Masyarakat banyak mengeluh akibat infrastruktur desa yang banyak rusak,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret agar dana yang tersedia benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat pedesaan.

“Infrastruktur yang baik adalah kunci kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga desa. Jangan sampai warga terus menanggung akibat dari pembangunan yang tidak merata,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial